Minggu, 16 Desember 2018

Augie Fantinus Kerja Keras Demi Semirip Ateng

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Augie Fantinus. Tabloidbintang.com

    Augie Fantinus. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Augie Fantinus mendapat peran sebagai Ateng dalam film Lagi Lagi Ateng. Augie mengaku merasa memiliki beban moral memerankan tokoh legenda komedi Indonesia itu.

    Ateng adalah tokoh komedi Indonesia yang sangat ikonik. Karakter, penampilan dan gaya bicaranya khas sehingga para penggemar bisa langsung mengenali.

    Dalam jumpa pers Lagi Lagi Ateng di Jakarta, Rabu, 10 Oktober 2018,  Augie mengungkapkan, menjadi Ateng tidaklah mudah. Bahkan, ia menghabiskan waktu lebih lama dari pemain lain untuk melakukan observasi.

    "Cukup sulit ya walau bentuk badan mirip. Tapi saya mempelajarinya lama biar tahu karakternya, lebih dari dua bulan," ucapnya.

    Pria yang juga berprofesi sebagai penyiar radio ini mengaku sangat bekerja keras untuk bisa menghadirkan sosok Ateng. Ia juga belajar dari aktor lain yang pernah memerankan tokoh legenda.Pelawak Iskak dan Ateng Dok. TEMPO/ Ali Said

    "Saya punya tanggung jawab moral, jadi saya cukup kerja keras. Saya belajar dari pemain film yang sudah lebih dulu memainkan orang lain. Di sini saya butuh effort lebih," jelas ia.

    Augie menambahkan, "Karena kita tetap enggak bisa menggantikan sosok siapapun. Ini om Ateng dan ada Augie-nya. Saya dikasih beban berat di sini tapi saya berusaha kasih yang terbaik. Karena kalau merasa beban terus, saya enggak akan maksimal."

    Baca: Masih Ingat Ateng dan Iskak? Sebentar Lagi Ada Filmnya

    Film Lagi Lagi Ateng merupakan film drama komedi keluarga yang akan tayang pada 2019. Ini juga merupakan film pertama Augie Fantinus sebagai pemeran utama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".