Rabu, 21 November 2018

Konser Pemanasan Kla Project Sebelum Rayakan 30 Tahun Digelar

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musikus dan vokalis grup band KLa Project, Katon Bagaskara, yang pernah hit di era 80-an dan 90-an, kini diusung PDIP menjadi calon legislator DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) Yogyakarta. Foto/katonbagaskara/instagram.com

    Musikus dan vokalis grup band KLa Project, Katon Bagaskara, yang pernah hit di era 80-an dan 90-an, kini diusung PDIP menjadi calon legislator DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) Yogyakarta. Foto/katonbagaskara/instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang digelarnya konser 30 tahun berkiprah di panggung musik tanah air, Kla Project menggelar sebuah konser kecil untuk pemanasan. Panggung kecil itu bernama Harmonia Romansa with Kla Project digelar di The Pallas, kawasan bisnis dan niaga Sudirman, Jakarta Selatan.

    Katon Bagaskara, Romulo Radjadin atau Lilo, dan Adi Adrianmembawakan sejumlah lagu hits mereka seperti di antaranya Hey, Gerimis, Menjemput Impian, Terpurukku di Sini, Belahaan Jiwa, dan Yogyakarta.

    Arena nyaris dipenuhi para remaja di era 90-an yang ingin bernostalgia. "Ini konser keren tapi akan lebih keren konser 30 tahun nanti di Plenary Hall pada bulan Desember, tutur Lilo, Rabu 10 Oktober 2018.

    Konser kecil tersebut berlangsung sekitar 90 menit dan ditutup oleh aksi Diskopantera.

    Kla Project sendiri akan menggelar konser spektakuler di Jakarta Convention Center (JCC), Plenary Hall, Jakarta, pada 5 Desember 2018. Konser bertajuk Karunia Semesta itu dalam rangka memperingati 30 tahun eksistensi Kla Project di industri musik. Berbeda dengan konser yang pernah dibuatnya, Katon, Lilo, dan Adi Adrian janji akan menyuguhkan sesuatu yang spesial untuk penggemar setianya. Bukan cuma tata panggung yang akan dibuat berbeda, aransemen lagu Kla Project juga dibedakan pada konser tahun ini. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.