Sabtu, 20 Oktober 2018

Taylor Swift Ubah Haluan, Dulu Dukung Republik, Kini Demokrat

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taylor Swift, berpose dengan piala kategori top female artist dan  top selling album for

    Taylor Swift, berpose dengan piala kategori top female artist dan top selling album for "reputation" dalam acara Billboard Music Awards di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, 21 Mei 2018. Jordan Strauss/Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi asal Amerika Serikat, Taylor Swift mengajak remaja Tennesse untuk memilih Partai Demokrat setelah dua tahun lalu mendukung Partai Republik.

    Dikutip dari Variety.com pada Selasa, 9 Oktober 2018, setelah sekian lama bungkam pasca-mengajak follower Instagram untuk memilih perwakilan Partai Republik untuk Tennesse pada November lalu, kini Taylor Swift membuka suara keberpihakan politiknya melalui Instagram.

    Taylor mengakui bahwa dua tahun berlalu hal itu telah mengubah dia. "Saya selalu ingin bisa memilih kandidat yang mau melindungi dan berjuang untuk hak asasi manusia. Saya percaya kita semua layak mendapatkan itu di negeri ini," ujar Taylor.

    Taylor menegaskan dia percaya pada wakil rakyat yang mau memperjuangkan hak-hak kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Dia juga menegaskan ikut melawan bentuk diskriminasi apapun terhadap orientasi seksual dan gender. "Saya percaya sistem rasisme ini masih ada di negara ini yang melihat orang kulit berwarna itu lebih rendah," tuturnya.

    Taylor menegaskan tidak memberi suara politik untuk seseorang yang tidak mau memberikan kebaikan bagi seluruh elemen masyarakat Amerika Serikat.

    Ketika Swift mendorong fansnya di Tennesse untuk mendukung Marsha Blackburn, Taylor mengaku karena mendukung lebih banyak perempuan masuk dalam dunia kerja. Namun dia tak bisa memilih Blackburn lagi karena rekam jejak politiknya pernah menolak LGBT. Menurut Taylor, hal itu bukanlah bagian dan nilai-nilai masyarakat Tennessee.

    Baca: Video IDOL Milik BTS Pecahkan Rekor Taylor Swift

    "Saya akan memih untuk Phil Bredesen for Senate dan Jim Cooper untuk senat," kata Taylor melalui akun instagramnya. Baik Bredesen dan Cooper keduanya adalah anggota Demokrat.

    "Tolong, tolong, ajari dirimu melihat kandidat-kandidat yang mencalonkan diri di daerahmu. Pilih yang paling cocok dengan nilai-nilai kehidupan. Kita mungkin tidak akan pernah bisa pilih kandidat yang 100 persen setuju dengan isu ini. Namun setidaknya kita tetap bisa memilih," sambung Taylor Swift.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.