Senin, 22 Oktober 2018

Ahmad Dhani Mengaku Bingung Atas Pengakuan Ratna Sarumpaet

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktivis Ratna Sarumpaet mengenakan rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. Ratna Sarumpaet, tersangka penyebaran berita bohong atau <i>hoax</i> tentang penganiayaan dirinya, resmi menjadi tahanan Polda Metro Jaya hingga 20 hari. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Aktivis Ratna Sarumpaet mengenakan rompi tahanan setelah menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 5 Oktober 2018. Ratna Sarumpaet, tersangka penyebaran berita bohong atau hoax tentang penganiayaan dirinya, resmi menjadi tahanan Polda Metro Jaya hingga 20 hari. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, JakartaRatna Sarumpet dalam sesi jumpa pers belum lama ini mengaku dirinya berbohong mengenai kasus penganiayaan yang menimpa dirinya. Menurut ibunda Atiqah Hasiholan ini, wajah lebamnya terjadi lantaran melakukan operasi kecantikan. Dia mengaku dianiaya karena segan memberi tahu anak-anaknya telah melakukan operasi plastik.

    Atas pengakuan Ratna Sarumpaet tersebut, Ahmad Dhani malah mengaku kebingungan.

    "Kami bingung atas keadaan ini. Kok bisa berbohong?” ujar Ahmad Dhani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin, 8 Oktober 2018.

    “Apa iya yang berbohong pas jumpa pers apa gimana? Bohongnya kan ada dua, antara yang dia katakan kepada Pak Prabowo atau yang dia katakan di jumpa pers. Kita kan bingung di antara kedua itu,” sambungnya.

    Baca: Terseret Kasus Ratna Sarumpaet, Dorce Modusnya Luar Biasa

    Selain Fadli Zon dan Prabowo Subianto, Ahmad Dhani juga mengaku sempat mendengar cerita soal penganiayaan dari Ratna Sarumpaet. Namun bedanya, Ahmad Dhani tidak mengungkap hal itu di media.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.