Ingat, Roy Kiyoshi Lebih Suka Dipanggil Dede daripada Koko

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roy Kiyoshi. Tabloidbintang.com

    Roy Kiyoshi. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Siapa yang tak mengenal Roy Kiyoshi? Sejak menjadi pemandu acara Karma, nama Roy Kiyoshi semakin populer saja. Maka lumrah saja bila dia kemudian dinominasikan menjadi artis TV terpopuler tahun ini.

    “Rasanya senang banget dan ini jadi memicu saya untuk berkarya lebih besar dan lebih besar lagi,” ujarnya.

    Momen bahagia ini, menurut Roy, sudah pernah terlintas dalam penglihatannya selagi remaja. Roy Kiyoshi memang punya kemampuan menerawang masa lalu sekaligus masa depan. Jadi, mau tak mau ia memang melihat banyak hal baik terkait kehidupan orang lain maupun diri sendiri.

    "Cuma memang setelah mendapat penglihatan itu, saya enggak terbawa pikiran dan santai. Saya tetap memacu diri untuk bekerja keras. Saya sudah punya gambaran berada di atas panggung, mengucapkan terima kasih untuk beberapa orang. Menang atau enggak nantinya juga sudah tahu. Tapi, serahkan saja kepada yang di atas. Lihat saja nanti,” kata Roy Kiyoshi.roy-kiyoshi (TabloidBintang.com)

    Nah, bagi Anda yang ngefans dengan Roy Kiyoshi, ada satu hal yang perlu diingat. Terutama bila suatu waktu bekersempatan berjumpa dengannya.

    Roy Kiyoshi rupanya tidak suka dipanggil koko—istilah dari bahasa Hokkien yang berarti kakak laki-laki. Roy mengaku lebih suka dipanggil sebutan dede (adik).

    Baca: Setelah Karma, Robby Purba Enggan Satu Program dengan Roy Kiyoshi

    Roy Kiyoshi membeberkan alasannya. “Kalau dede tuh kesannya kita jadi lebih dekat, lebih nyaman. Enggak ada batas antara saya dan kamu. Kalau koko kesannya kayak koko-koko yang jualan apa begitu. Semacam koko penjual DVD di glodok, ya," katanya.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.