Sabtu, 20 Oktober 2018

Palu Kesulitan Air Bersih, Raisa Ajak Penggemarnya Berdonasi

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raisa memakai gaun bernuansa vintage. Instagram

    Raisa memakai gaun bernuansa vintage. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa serta tsunami yang terjadi di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, pada 28 September 2018 lalu menimbulkan duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia. Bencana tersebut telah memporak-porandakan kedua kota tersebut dan mengakibatkan ribuan nyawa melayang. Masyarakat yang selamat dari gempa berkekuatan 7,7 M ini harus bertahan hidup di pengungsian dengan keterbatasan bahan sandang dan papan. Hal ini tampaknya mengetuk hati penyanyi Raisa.

    Lewat Instagram Stories-nya, istri Hamish Daud ini pun mengajak penggemarnya berdonasi melalui portal Kitabisa.com untuk meringankan korban gempa, terutama dalam hal air bersih. Seperti diketahui, akibat bencana ini masyarakat Palu dan Donggala kesulitan mendapatkan air bersih yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari mereka.

    "Akhir-akhir ini banyak bencana yang menimpa saudara-saudara kita, salah satunya gempa dan tsunami yang melanda Palu, Donggala, dan sekitarnya. Selain mendoakan pastinya kita semua pengin bisa bantu. Sekecil apa pun itu," tulis Raisa, Kamis, 4 Oktober 2018.

    Baca: Raisa Kabarkan Kehamilan Lewat Video Romantis

    "Banyak saudara kita yang harus mengungsi dan aku dengar di sana juga kekurangan air bersih. Aku pengin ajak semua untuk menyumbangkan rezeki kita sedikit atau banyak yang insyaAllah bisa meringankan beban mereka yang terkena bencana," lanjut Raisa.

    Donasi bertajuk Bantuan Air Bersih dari Raisa tersebut kini telah mengumpulkan dana sebesar Rp 61.841.633 dari targetnya yakni Rp. 100.000.000.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.