Senin, 10 Desember 2018

Selain Kolor, Nikita Mirzani Dituding Gelapkan Mobil Mercedez

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Nikita Mirzani memberikan keterangan kepada wartawan seusai diperiksa di Polres Jakarta Selatan, 2 Oktober 2018. Tempo/Imam Hamdi

    Artis Nikita Mirzani memberikan keterangan kepada wartawan seusai diperiksa di Polres Jakarta Selatan, 2 Oktober 2018. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Dipo Latief menuding Nikita Mirzani menggelapkan sejumlah barang miliknya, seperti kolor atau celana dalam, ikat pinggang, portable, alat pijit, baju, sepatu dan sendal. Selain itu Dippo Latief juga menuding Nikita Mirzani menggelapkan mobil Mercedes.

    Nikita Mirzani tak menyangkal dibelikan mobil Mercedes oleh Dipo Latief. Hanya ia mengaku belum pernah diperlihatkan surat-surat kendaraan tersebut. Bahkan Nikita tak mengetahui di mana keberadaan mobil itu saat ini.

    "Pernah dia ngasih, tapi enggak tahu di mana. Mungkin di cabe-cabeannya," ceplos Nikita Mirzani di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa, 2 Oktober 2018.

    Ferry Mahendra, kuasa hukum Nikita Mirzani menambahkan, selama ini kliennya sudah banyak memberikan materi kepada Dippo. Terkait mobil Mercedez yang diberikan, Nikita tidak mengetahui keberadaanya.Nikita Mirzani. instagram.com

    Tapi yang dipermasalahkan celana dalam, baju. Dan katanya klien saya dibelikan mobil Mercedes. Klien saya akuin dibelikan itu, tapi BPKB-nya tidak pernah diperlihatkan. Nah itu kemana BPKB-nya? Kemana mobilnya?" Kata Ferry.

    "Dipo punya akses sendiri dan bisa masuk apartemen Niki. Seminggu lalu masih ke apartemen. Itu juga dengan hormat, Dipo anak keluarga yang terhormat, dia harus berpikir berkali-kali membuat laporan begini," sambungnya.

    Baca: Dituduh Gelapkan Barang Suami, Nikita Mirzani: Bukan Level Gue

    Kendati demikian, Nikita Mirzani enggan melaporkan bali Dipo Latief. Ia mengaku tak punya waktu untuk membuat laporan karena kesibukannya bekerja demi menafkahi anak-anaknya.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.