Gempa Palu dan Donggala, Lukman Sardi Bicara Pentingnya Mitigasi

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Lukman Sardi menghadiri konfrensi pers usai pemutaran film Gerbang Neraka di Epicentrum XXI, Jakarta, 13 September 2017. TEMPO/Nurdiansah

    Aktor Lukman Sardi menghadiri konfrensi pers usai pemutaran film Gerbang Neraka di Epicentrum XXI, Jakarta, 13 September 2017. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta -Aktor Lukman Sardi turut berduka cita atas terjadinya gempa di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah pada 28 September lalu.

    Terkait musibah tersebut, Lukamn Sardi mengingatkan tentang pentingnya mitigasi alias upaya mengurangi risiko bencana untuk meminimalisasikan kerusakan ketika ada bencana terjadi.

    "Kan ada kajian temuan seperti ekspedisi cincin api, daerah mana di Indonesia yang rawan untuk itu. Aku berharap segera dikeluarkan.. kayak Jepang, sudah wajib membangun gedung antigempa, rumah juga begitu," kata Lukman di Jakarta, Senin, 1 Oktober 2018.Lukman Sardi. Tempo /Egi Adyatama

    Ia berharap pemerintah bisa lebih cepat membuat kebijakan terkait mitigasi, misalnya hanya mengeluarkan izin untuk membangun gedung bila strukturnya sudah dibuat agar antigempa. "Harusnya ada pencegahan biar tidak banyak korban," katanya.

    Sejak bencana di Lombok beberapa waktu lalu, menurut Lukman sudah banyak sineas yang mengumpulkan donasi, bahkan mengantarkan langsung sumbangan ke sana.

    Baca: Film-filmnya Kerap Laris, Lukman Sardi: Doa Istri

    Kali ini pun rekan-rekannya di dunia hiburan sudah merespons cepat dengan mengumpulkan bantuan untuk para korban gempa Palu dan Donggala. "Saya belum ada rencana ke sana (Palu), tapi untuk hal seperti itu selalu support," kata Lukman Sardi.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.