Berseteru, Shinta Bachir Ungkit Utang Nikita Mirzani

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shinta Bachir. Tabloidbintang.com

    Shinta Bachir. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Shinta Bachir menambah daftar artis yang berseteru dengan Nikita Mirzani. Kondisi itu bermula karena obrolan Shinta di grup WhatsApp yang menyebut Nikita Mirzani memiliki sebesar Rp 2,5 juta yang belum dibayar hingga saat ini.

    Demi membuktikan ucapannya, Shinta Bachir mengaku sudah pergi ke bank. Dia tak ingin pengakuannya terkait utang yang dimiliki Nikita Mirzani dianggap settingan.

    "Intinya gini lah, dulu semua orang pernah susah. Saya tidak ada bahasa kasar. Saya tuh belum bisa ngomong di sini karena saya baru tadi ke bank. Saya mau membuktikan apa yang saya omongin," kata Shinta Bachir di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin, 1 Oktober 2018.

    Shinta Bachir mengimbau agar Nikita Mirzani tidak mengaitkan orang lain dengan masalah yang dialaminya. Karena bukan tidak mungkin Nikita Mirzani justru termakan tudingannya sendiri. Nikita Mirzani. Tabloidbintang.com

    Hal itu pernah terjadi pada Shinta Bachir saat Nikita Mirzani mengatakan hanya wanita bodoh yang ingin dinikahi siri.

    "Sudah lah, stop. Kalau memang lu bermasalah sama laki-laki, udah laki-laki aja. Jangan bawa perempuan karena takutnya berbalik pada diri sendiri. Kayak dulu, maaf banget, Nikita pernah ngatain saya 'Eh hanya perempuan bodoh aja yang mau dikawinin siri', eh di kemudian hari dia sendiri kawin siri," paparnya.

    Terkait utang Nikita Mirzani sebesar Rp2,5 juta, Shinta Bachir berjanji akan menjawabnya dalam beberapa hari ke depan. Sementara ini ia masih menunggu laporan dari pihak bank.

    Baca: Shinta Bachir Batal Nikah, Cincin Pertunangan Dikembalikan?

    "Saya bilang gini, 'Sudah lah Nik', ada kok chat-nya, masih saya simpan. Saya akan jawab, tadi ke bank ya tunggu 5 hari, minggu depan saya baru bisa jawab," kata  Shinta Bachir.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.