Minggu, 22 September 2019

Begini Perasaan Enda Lihat Wajah Pasha Ungu Usai Gempa Palu

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Enda Ungu/Tabloid Bintang

    Enda Ungu/Tabloid Bintang

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasha Ungu dan istrinya sempat sulit dihubungi pasca gempa besar melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat, 28 September 2018. Tak hanya menelan ribuan korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan besar termasuk terputusnya akses akomunikasi.

    Enda, personel band Ungu, pun mengaku sempat gelisah karena sulit menghubungi Pasha Ungu usai bencana. Seperti diketahui, sang vokalis, Pasha, saat ini menetap di Palu setelah menjabat sebagai Wakil Walikota Palu.

    Meski telah menerima kabar melalui pesan singkat yang dikirim Pasha, namun tampaknya kegelisahan masih melanda Enda. Kegelisahannya itu baru sirna setelah melihat wajah rekannya tersebut melalui video call. Vokalis band Ungu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Hal ini terlihat dari foto yang diunggah Enda Ungu di Instagramnya.  Dalam unggahannya, pemilik nama asli Franco Wellyjat Medjaya Kusumah ini membagikan tangkapan layar saat dirinya melakukan video call untuk pertama kalinya setelah gempa terjadi.

    Mengiringi unggahannya, Enda mengaku terharu bisa kembali melihat wajah Pasha Ungu. Tak lupa ia pun mendoakan rekannya agar tetap dalam keadaan baik.

    "Ya Allah... sampe terharu campur sedih campur semuaaa perasaan ini liat muka mu... Baik2 yaaa.. doa doa doa terus," tulis Enda di keterangan fotonya, Senin, 1 Oktober 2018.

    Baca: Gempa Donggala, Mantan Istri Pasha Ungu Kerap Tanya Kabar

    Sontak unggahan ini pun dibanjiri komentar dari netizen. Banyak dari mereka turut mendoakan agar Pasha Ungu tetap sehat dan selalu dilindungi Tuhan.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe