Festival Sastra Aceh Digelar Sepekan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Ceramah umum Profesor Barbara Leigh dari University of Technology Sydney Australia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Depok, kemarin menjadi penanda awal bakal dimulainya Piasan Sastra Aceh. Ia berbicara tentang hasil penelitiannya tentang budaya material, seperti sulaman di Aceh. Acara ini adalah kerja sama Perhimpunan Seniman Aceh Jakarta (Sajak) dan Fakultas Ilmu Budaya UI (FIB-UI) serta Pusat Tamadun Melayu UI, dan Komseni.Festival yang khusus menyajikan dunia sastra di Aceh itu akan berlangsung pada 10-13 Desember 2007 di FIB UI, Depok, dan dilanjutkan di Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta, pada 14 dan 16 Desember 2007. Festival sastra itu diisi seminar sastra, baca puisi, peluncuran buku, pameran foto, pemutaran film, serta pameran buku dan benda-benda budaya Aceh.Acara itu juga diselingi musikalisasi puisi Syair Perahu karya Hamzah Fansyuri, Syair Ma'rifat karya Syekh Abd Rauf Assingkili, Amal Saleh karya Sa'di, Inilah Cinta karya Jalaludin Rumi, Hikayat, Sebuku, Didong, serta penampilan tarian sufi Rubbani Wahid dari Aceh.Menurut Ketua Panitia Fikar W. Eda, ada sejumlah topik yang dibicarakan dalam seminar itu, antara lain "Menelusuri Jejak Sastra Aceh dari Hamzah Fansuri sampai Generasi Terkini", "Sastra Aceh dalam Pergaulan Sastra Dunia", "Sastra Aceh, Antara Perlawanan, Religius, dan Respons Bencana", serta "Menulis dalam Perang".Seminar ini melibatkan sejumlah sastrawan, penggiat, serta akademisi sastra, baik dari Aceh, Jakarta, maupun Malaysia. Para pembicara itu antara lain Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar, sastrawan Abdul Hadi W.M., Dato Kemala dari Malaysia, Maman S. Mahayana, Profesor Melani Budianta, DR Tomi Christomi, Tomy F. Awuy, Wina SW1 (Jepang), Ahmadun Yosi Herfanda, Agus Nuramal, Debra H. Yatim, Azhari, Mukhlis A. Hamid, D. Keumalawati, Rosni Idham, dan Musmarwan Abdullah.Sekretaris Panitia Teuku Zulkarnaini menambahkan, pameran foto akan menampilkan karya fotografer Aceh, seperti Teguh Patria, Ansar, Jalimin, Achriyal, dan Bedusaini. Di arena acara di UI juga diluncurkan buku pasangan pengarang Mustafa Ismail (kumpulan puisi Tarian Cermin) dan Dianing Widya Yudhistira (novel Perempuan Mencari Tuhan).Sementara itu, di Auditorium Megaplex, Alun-alun Grand Indonesia, diadakan peluncuran buku kumpulan puisi penyair perempuan Lampion, juga Festival Mini Film Aceh yang memutar film-film bertema Aceh, seperti Tjoet Nja' Dien, Puisi Tak Terkuburkan, Penyair dari Negeri Linge, Suak Timah, Between Elephant, Serambi, dan Meusaboh Hate. l MUS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?