Kekasih Ariana Grande Diancam Akan Dibunuh

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pete Davidson berpose dengan kekasihnya, Ariana Grande, saat tiba dalam acara MTV Video Music Awards di Radio City Music Hall, New York, 20 Agustus 2018. Evan Agostini/Invision/AP

    Pete Davidson berpose dengan kekasihnya, Ariana Grande, saat tiba dalam acara MTV Video Music Awards di Radio City Music Hall, New York, 20 Agustus 2018. Evan Agostini/Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Komedian Pete Davidson, kekasih Ariana Grande, lenyap dari akun media sosial miliknya. Juni lalu, ia menghapus semua foto di akun Instagram-nya.

    Salah satu alasannya, karena hubungan asmaranya dengan Ariana Grande. "Saya mendapat sebuah ancaman pembunuhan. Seseorang ingin menembak wajah saya karena dia (Ariana) sangat seksi," ungkap Pete dalam salah satu sesi wawancara.

    "Anda tahu betapa gilanya hal itu? Saya berpikir, 'Apakah saya sangat buruk rupa sampai ada orang yang ingin menembak wajah saya,'" bebernya.

    Dalam sesi wawancara tersebut, Pete Davidson juga membocorkan awal pertemuannya dengan Ariana Grande. Kala itu, keduanya baru saja putus dari pasangan masing-masing.

    Hubungan asmara Ariana dengan mendiang rapper Mac Miller baru saja kandas. Sama halnya dengan Pete dan kekasihnya kala itu, Cazzie David. Keduanya, lalu diperkenalkan kembali oleh manajer Ariana, Scooter Braun.

    Baca: Ariana Grande Unggah Foto Mac Miller, Kolom Komentar Dimatikan

    Di kencan pertama, Pete mengaku sangat grogi. "Setiap kali kami dekat, saya selalu meminta maaf dan berterima kasih," ucap pria yang menderita borderline personality disorder (gangguan mood yang tak menentu). "(Awalnya) Saya takut sebelum saya bertemu dengannya (Ariana). Saya rasa kami memang ditakdirkan bersama," ucapnya.

    Juni lalu, beredar kabar ia dan Ariana Grande telah bertunangan. Beberapa hari setelahnya, Pete Davidson mengonfirmasi pertunangannya dalam sebuah acara talk show.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.