Ari Irham, Mas Kulin di Film Terlalu Tampan

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ari Irham (Instagram-ariirhamm)

    Ari Irham (Instagram-ariirhamm)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor muda Ari Irham dipercaya memerankan Witing Tresno Jalaran Soko Kulino alias Mas Kulin di film Terlalu Tampan. Dia berjanji memberikan kualitas akting terbaiknya.

    Ari Irham tidak mau mengecewakan jutaan orang yang merupakan penggemar fanatik komik digital webtoon Terlalu Tampan. Dia pun membocorkan karakternya di film itu.

    “Di sini aku berperan sebagai Witing Tresno Jalaran Soko Kulino, nama singkatnya Mas kulin. Dia spesies manusia risi pokoknya. Saya bakal semaksimal mungkin buat bikin karakter Mas Kulin ini sekeren yang di komik. Karena pembacanya memang banyak, sih. Kalau enggak salah 2 juta lebih,” papar Ari Irham saat ditemui di Ice BSD City, Tangerang, Sabtu, 22 September 2018.

    Menariknya Ari Irham beradu akting dengan seniornya di film Terlalu Tampan. Iis Dahlia didapuk sebagai Jer Basuki Mawa Beya atau Bu Suk, ibunda dari Mas Kulin. Sementara Marcellino Lefrandt berperan sebagai ayah Mas Kulin, Archewe Johnson alias Pak Archewe.Film Terlalu Tampan diadaptasi Visinema Pictures dari komik LINE Webtoon. Diperankan oleh Iis Dahlia, Marcellino Lefrandt, dan Ari Irham (Antara)

    Bakal beradu akting dengan Iis Dahlia dan Marcelino Lefrandt, Ari Irham mengaku bangga sekali. “Bermain dengan senior bangga banget, main sama Teh Iis, sama Marcel, pokoknya aku akan berusaha semaksimal mungkin. Aku enggak akan mengecewakan penonton dan senior,” katanya.

    Terkait alasan kenapa dirinya yang dipilih untuk memerankan katakter Mas Kulin, Ari Irham berkelakar. ‘Kenapa saya dipilih, mungkin karena saya tampan kali, ya,” ucapnya sambil tertawa.

    Baca: Iis Dahlia dan Mercelino Lefrandt Main di Film Terlalu Tampan

    Film Terlalu Tampan diproduseri Chicco Jerikho. Rencananya film tersebut mulai syuting Oktober 2018 dan akan tayang 2019.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.