Pengacara Sule Ungkap Kehadiran Pria Idaman Lain di Hati Lina

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komedian Sule dan istri. Instagram.com

    Komedian Sule dan istri. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sule dan Lina resmi bercerai pada Kamis, 20 September 2018. Dalam sidang yang digelar secara terbuka itu, terungkap fakta menarik bahwa salah satu penyebab perceraian adalah adanya kehadiran pihak ketiga dalam rumah tangga mereka.

    Fakta itu seolah membenarkan isu perselingkuhan Lina dan Teddy Pradiana. Teddy diketahui suami dari seorang wanita bernama Icha yang tinggal dan bekerja di Washington, Amerika Serikat.

    Sejumlah bukti dan saksi sempat dihadirkan ke hadapan persidangan terkait dengan kabar Lina, istri Sule, selingkuh dengan pria lain, yang diketahui bernama Teddy. Salah satu saksi yang sempat memberikan kesaksiannya adalah istri Teddy, Icha.

    Icha bahkan menyebut suaminya telah tinggal satu atap dengan Lina di sebuah kontrakan di Bandung, Jawa Barat. Atas dasar dan bukti kuat terkait dengan perselingkuhan, majelis hakim kemudian memasukkannya sebagai salah satu pertimbangan mengabulkan gugatan cerai.Sule dan dua anaknya. (ISTIMEWA/Tabloidbintang.com)

    "Ya kan sudah serumah sih, kan mungkin pernah dengar statement dari Icha (istri Teddy), kan cerita itu semua. Dan itu diungkapkan di muka sidang, ada semua. Jadi bukan berita tidak benar," kata Dose Hudaya, pengacara Sule, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis.

    Lebih lanjut, dia mengatakan, Lina bersikeras bercerai dari Sule karena lebih ingin bersama dengan Teddy. Lina mengorbankan rumah tangganya dengan Sule yang telah dibina selama lebih dari 20 tahun.

    Baca: Bercerai, Sule Siap Berikan Rumah yang Diminta Lina

    "Iya, jadi kalau menurut Sule kan gara-gara dia," ucap Dose.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.