Minggu, 16 Desember 2018

Pentas Musikal Badai dan Kasih Kembali Digelar 20-21 Oktober 2018

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara Sidi Saleh, Ketua PUN Nia Kurnia, aktor Miller Khan, Yanti Airlangga, Niniek L. Karim, Widyawati Sophiaan dan Bebi Romeo di Press Conference PUN Gelar Drama Musikal Bunga Terakhir Badai & Kasih.

    Sutradara Sidi Saleh, Ketua PUN Nia Kurnia, aktor Miller Khan, Yanti Airlangga, Niniek L. Karim, Widyawati Sophiaan dan Bebi Romeo di Press Conference PUN Gelar Drama Musikal Bunga Terakhir Badai & Kasih.

    TEMPO.CO, Jakarta - Lima tahun sejak pentas musikal Badai Kasih dan Prahara Cinta Badai Kasih di tahun 2013, Perempuan Untuk Negeri kembali mempersembahkan Drama Musikal: Bunga Terakhir Badai & Kasih tahun ini pada 20 dan 21 Oktober mendatang.

    Pentas ini digelar dalam rangka peringatan 9 tahun Yayasan Perempuan untuk Negeri. Pentas ketiga kisah Badai dan Kasih kali ini melibatkan di antaranya Miller Khan, Yanti Airlangga, Niniek L. Karim, Marini SS, Tike Priatna, Aida Nurmala dan Widyawati Sophiaan dan disutradarai Ari Tulang dan Sidi Saleh.

    “Cerita kali ini akan lebih punya banyak proporsi drama selain musikalnya,” tutur Sidi Saleh yang baru pertama kali terlibat dalam produksi pentas musikal, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, 14 September 2018.  Sidi akan berbagi tugas dengan Ari Tulang dalam penyutradaraan musikal Badai & Kasih.

    Kisah pentas muskal ini melibatkan Titien Wattimena sebagai Penulis Naskah serta dibantu Harry Goro sebagai Penata Musik. Acara ini juga akan menampilkan penampilan spesal “Bunga Terakhir” dari Bebi Romeo dan PUNNERS.

    Kisah Badai dan Kasih ini terinspirasi kisah Romeo dan Juliet. Bermula dari Badai yang jatuh cinta kepada Kasih di pandangan pertama dan mereka berkenalan di tempat Kasih mendirikan sebuah taman baca. Keduanya terlibat dalam Perjalanan ke kota dan pantai dan membawa mereka bertemu manusia-manusia baru dengan segala permasalahan mereka.

    Badai semakin jatuh cinta dan mengajak Kasih seterusnya menjadi bagian dari perjalanannya. Namun Kasih harus kembali. Ia memaknai rumah berbeda dengan bagaimana Badai memaknai rumah. Bunga terakhir pun dipersembahkan dengan harapan bahwa perpisahan tak akan abadi. Biarlah hanya cinta yang abadi.

    Baca: Drama Musikal Dilan Diundur Sampai Pilpres 2019 Usai

    Seluruh hasil penjualan tiket drama musikal ini akan digunakan untuk charity kepada korban gempa Lombok dan juga untuk membantu mendirikan sekolah untuk anak – anak yang kurang beruntung. Tiket dapat dibeli di loket.com mulai hari ini, 14 September 2018. Harga tiket dimulai dari Rp.300.000 sampai Rp.2.500.000.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".