Abimana Aryasatya: Film Anak Tidak Ada Penontonnya

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abimana ditemui usai konferensi pers film terbarunya, Sabtu Bersama Bapak di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta, 7 Juni 2016. TEMPO/Dini Teja

    Abimana ditemui usai konferensi pers film terbarunya, Sabtu Bersama Bapak di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta, 7 Juni 2016. TEMPO/Dini Teja

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Abimana Aryasatya mengungkapkan alasan jarangnya film anak di bioskop Indonesia. Menurut dia, salah satu penyebabnya adalah dari segi bisnis.

    Baca: Resolusi 2018 Abimana Aryasatya: Ingin Bekerja di Balik Layar

    "Enggak ada penontonnya. Sesederhana itu," ujarnya saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, 24 Agustus 2018. "(Kalau) ada yang beli (tiket), pasti ada yang bikin."

    Sepinya penonton, kata dia, juga dipengaruhi faktor orang tua. Film anak memang ditujukan bagi anak-anak, tapi tetap ada peran orang tua mengajak anak menonton film di bioskop. "Orang tua lebih sering mengajak anak menonton film orang dewasa," kata aktor yang kerap disapa Abi ini.

    Abi pun melihat bahwa pasar untuk film anak belum terbentuk. "(Film) horor lebih jelas market-nya," tuturnya.

    Kendati demikian, Abi tetap nekat memproduksi film anak. Ia baru saja menjadi produser dan pemeran dalam film anak berjudul Petualangan Menangkap Petir. Film tersebut akan diputar di bioskop mulai 30 Agustus 2018.

    Kenekatan ini, menurut Abi, adalah usaha untuk melestarikan film anak. "Kalau kita stop mencoba, (nanti) hilang, tuh, film anak," ucap Abimana Aryasatya.

    MUHAMMAD ABI MULYA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto