Seperti Apa Sindiran Wanda Hamidah Kepada Ahmad Dhani?

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanda Hamidah. Instagram.com/wanda_hamidah

    Wanda Hamidah. Instagram.com/wanda_hamidah

    TEMPO.CO, Jakarta -  Wanda Hamidah mengunggah tulisan di instagram story-nya. Kalimat-kalimat yang ditulisnya ditujukan kepada satu orang, yang mudah ditebak yaitu Ahmad Dhani. Lantaran komentar yang ia buat cukup jelas merujuk kepada sosok pentolan band Dewa 19 tersebut.

     Baca: Dituding Wahabi, Ahmad Dhani Malas Meladeni

    "Dulu NU, dulu PKB, dulu pengagum Gus Dur dan Soekarno, dulu Laskar Cinta. Sekarang wahabi dan penebar kebencian.. ketika panggung di musik sudah tak ada, cari panggung di politik dengan segala cara.. Sampai diusir dari kampungnya sendiri," tulis Wanda Hamidah, Senin 27 Agustus 2018.

    Rupanya unggahan tulisan tersebut dimuat ulang Ahmad Dhani di akun Instagramnya. Dhani hanya menulis caption pendek menyertai gambar tersebut. " Dijawab enggak ya?"

    Ahmad Dhani menggunggah ulang postingan Wanda Hamidah yang sempat mengkritik Dhani di IG storynya (Instagram)

    Di unggahan tersebut muncul ribuan komentar yang cukup membela Ahmad Dhani. Tapi ada juga yang turut menunjukkan ketaksukaannya kepada perubahan yang dialami Ahmad Dhani saat ini. Saat dijumpai usai persidangan Senin kemarin Dhani sempat melontarkan komentar terhadap pernyataan Wanda Hamidah tersebut.

    Ahmad Dhani mengaku malas menanggapi sindiran keras Wanda Hamidah. Menurutnya, Wanda tidak mengerti permasalahan yang sebenarnya. "Saya mau mengomentari sesuatu yang paham. Kalau yang enggak paham saya capek, malas menjelaskannya. Kecuali wartawan tanya 'apakah Mas Dhani Wahabi?'. Wartawan percaya enggak saya Wahabi? Artis ini menuduh saya Wahabi, kan dungu," ungkap Ahmad Dhani.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?