Saksikan Zohri di Asian Games 2018, Mona Ratuliu Kagumi Penonton

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mona Ratuliu. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Mona Ratuliu. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Lalu Muhammad Zohri gagal meraih medali pada cabang olahraga atletik. Sprinter andalan Indonesia ini finish urutan ke-7 dalam final lari 100 meter putra Asian Games 2018 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu, 26 juli 2018.

    Baca: Asian Games 2018, Dewi Perssik Terpana Atlet Tampan Mancanegara

    Meski gagal meraih medali bagi Indonesia, aksi Lalu Muhammad Zohri tetap diapresiasi masyarakat. Hal tersebut diungkapkan artis peran Mona Ratuliu di unggahan Instagramnya.

    Membagikan potret Lalu Muhammad Zohri, istri Indra Brasco ini mengungkapkan jika atlet yang tidak berhasil meraih medali harus tetap mendapat apresiasi dari penonton.

    "Pelajaran berharga dari stadium utama GBK kemarin. Bahwa atlet yang blm berkesempatan mendapat medali tetap diapresiasi dengan gemuruh tepuk tangan. Hai @lalusprinter_real senang bisa lihat langsung kemarin. Terima kasih atas inspirasi yg diberikan untuk kami sekeluarga," tulis Mona Ratuliu di keterangan fotonya, Senin, 27 Agustus 2018.Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, beraksi dalam babak semifinal lari 100 meter putra atletik Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad, 26 Agustus 2018. Catatan tersebut merupakan waktu terbaik Zohri dalam Asian Games 2018. TEMPO/Subekti

    Tak hanya itu, saat menonton pertandingan dari cabang olahraga atletik ini Mona Ratuliu juga mengaku mendapat banyak pelajaran. Saat itu, tak hanya gemuruh tepuk tangan untuk pemenang, tepuk tangan meriah juga diberikan untuk yang gagal. Selain itu, sikap menghormati dan menghargai juga ditemukan Mona Ratuliu di sana.

    "Btw, lanjut ya, atlet yang pertama masuk finish dari negara manapun juga disambut dgn gemuruh tepuk tangan. Bahkan atlet yang terakhir masuk finish juga disemangati dengan tepuk tangan yang tak kalah meriah. Satu lagi yg baru kami tau, saat lagu kebangsaan sang pemenang dr negara manapun dikumandangkan, semua berdiri tanda hormat, termasuk para juri, bahkan satpam dan juga yang bertugas bersih2 disana ikut berhenti beraktifitas untuk turut menghargai. Banyak inspirasi dari #asiangames2018, pengalaman kamu gimana? #sukseskanasiangames2018 #indonesiajuara," tulis Mona Ratuliu.

    Di Asian Games 2018, Lalu Muhammad Zohri belum mampu menyaingi tiga pelari tercepat di 100 meter putra Asian Games 2018, yaitu Su Bintiang (Cina) dengan catatan waktu 9,92 detik, Tosin Ogunode (Qatar) 10,00 detik) dan Ryota Yamagata (Jepang) 10,00 detik. Namun, suara gemuruh penonton tetap menyemangatinya hingga melewati garis finish.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.