Tulus Rilis Lagu Labirin, Cermin Kasmaran Terhadap Sosok Rumit

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Tulus bernyanyi dengan matanya yang berkaca-kaca disela konferensi pers peluncuran album terbarunya bertajuk Monokrom di Semanggi, Jakarta, 3 Agustus 2016. Sekitar 80 persen nomor dalam Monokrom yang ditulis sendiri oleh Tulus. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Penyanyi Tulus bernyanyi dengan matanya yang berkaca-kaca disela konferensi pers peluncuran album terbarunya bertajuk Monokrom di Semanggi, Jakarta, 3 Agustus 2016. Sekitar 80 persen nomor dalam Monokrom yang ditulis sendiri oleh Tulus. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua tahun setelah rilis album Monokrom, Tulus hadirkan satu single baru berjudul Labirin. Lagu baru ini merupakan ekplorasi terbaru Tulus. Lewat lirik-liriknya dengan mudah pendengar menerka tema dan kisah apa yang disajikan.

    Baca: Album Monokrom, Ungkapan Terima Kasih Tulus

    "Karya terbaru ini merupakan hasil eksplorasi yang berani. Menawarkan warna baru dari runutan karya-karya TULUS sebelumnya," tulis Pananingtyas Prabantari, Manajer bisnis Tulus lewat keterangan pers yang diterima TEMPO, Kamis 24 Agustus 2018.

    Simak lirik berikut, Kucari tau tentangmu. Tanggal dan tahun lahirmu. Kupelajari rasi bintang menebak pribadimu. Lewat lirik pertama lagu ini terlihat Tulus memotret bagaimana cara seseorang menuangkan kekaguman terhadap seseorang. Kekaguman terhadap sosok yang dibilang rumit lalu dianalogikan dalam sebuah kata 'Labirin'.

    Penyanyi Tulus merilis lagu baru berjudul Labirin. Dalam produksi lagu ini, Tulus melibatkan Petra Sihombing. Tulus juga menyerahkan desain sampul untuk digarap ilustrator Kendra Paramita

    Kerumitan itu diejawantahkan dengan menebak dan menerka karakter lewat rasi bintang yang kerap dikenal sebagai medium untuk menggambarkan lapisan karakter berdasarkan tanggal lahir.

    Melihat cara Tulus memilih kata Labirin seolah mewakili kompleksitas yang condong identik dengan perempuan. Tidak menutup kemungkinan, lagu ini mewakili jngkir baliknya seorang pria saat terpikat pada seorang perempuan. Betapa lagu ini cocok didengar orang-orang yang sedang kasmaran. "Semoga lagu ini mampu mewakili dan menyuarakan rasa yang dialami banyak orang. Dengan segala kerendahan hati, terimalah, Labirin," lanjut Ririe.

    Tulus menciptakan lagu ini bersama Petra Sihombing. Dengan produser yang bersetia pada tangan dingin Ari Renaldi yang juga berperan sebagai penata musik bersama Petra Sihombing. Rekaman dilakukan di dua studio yaitu ARU Studio, Bandung dan Jembatan Studio, Jakarta. Single ini pun dilengkapi ilustrasi yang dibuat oleh Kendra Paramita.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.