Kalahkan Thriller, Album Kompilasi Eagles Terlaris Sepanjang Masa

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup band rock asal Los Angeles, The Eagles berada di posisi kelima musisi dengan bayaran termahal versi majalah Forbes dengan bayaran sekitar Rp 1 triliun. Meskipun grup band lawas ini tidak memiliki single terbaru di tahun ini, namun The Eagles tetap hidup. Pada pertengahan tahun ini, The Eagles menggelar konser yang bertajuk

    Grup band rock asal Los Angeles, The Eagles berada di posisi kelima musisi dengan bayaran termahal versi majalah Forbes dengan bayaran sekitar Rp 1 triliun. Meskipun grup band lawas ini tidak memiliki single terbaru di tahun ini, namun The Eagles tetap hidup. Pada pertengahan tahun ini, The Eagles menggelar konser yang bertajuk "History of The Eagles". conversationsabouther.net

    TEMPO.CO, Jakarta - Kumpulan lagu terkenal Eagles, yang menampilkan musik beraliran classic rock, seperti Take It Easy dan Witchy Woman, menumbangkan Thriller Michael Jackson sebagai album terlaris sepanjang masa. Demikian terungkap dari data Perhimpunan Industri Musik Amerika, yang disiarkan Senin, 20 Agustus 2018.

    Album yang berjuluk Their Greatest Hits 1971-1975 itu terjual atau diunduh lebih dari 38 juta sejak diluncurkan pada Februari 1976. Album itu mengalahkan album pop Michael Jackson, Thriller (1982), dengan lebih dari 33 juta penjualan atau aliran.

    Di urutan ketiga bertengger album lain Eagles, Hotel California, yang terjual dengan 26 juta keping.

    The Eagles terbentuk di Los Angeles pada 1971 dan bubar pada 1980. Pada 1994, mereka bersatu kembali dengan anggota asli band itu, Don Henley dan Glenn Frey.

    Frey meninggal pada 2016, tapi band itu masih melakukan pertunjukan dengan anggotanya, termasuk Henley, putra Frey, Deacon, dan bintang musik country, Vince Gill.

    ANTARA

     

    AOmong-omong soal pakaian yang nyaman, pilihan Tria-Dhatu jatuh kepada AIRism innerwear dari Uniqlo. Dhatu menyebut salah satu keunggulan AIRism yakni efektif menyerap keringat dan cepat kering sehingga anak-anak tetap nyaman meski berkeringat banyak. AIRism juga dilengkapi bahan antiodor yang membuatnya bebas bau keringat.

    Lenonina dan Jaggira menyukai AIRism karena sejuk dan lembut di kulit mereka," papar Dhatu kepada tabloidbintang.com di Jakarta, belum lama ini. Bagi Dhatu sendiri, koleksi AIRism innerwear dari Uniqlo memberinya kebebasan dalam berbusana. "Saya memakai AIRism untuk dalaman maupun luaran. AIRism mudah dipadupadankan dengan busana lain. Warna-warnanya netral dan selalu nyaman," pungkasnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.