Olla Ramlan Bantah Main Film untuk Naikkan Popularitas Jadi Caleg

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lidya Febiolla, atau yang dikenal dengan Olla Ramlan, merupakan seorang model, pemeran, penyanyi, dan pembawa acara yang diusung oleh Partai NasDem menjadi caleg DPR RI di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat. Foto/ollaramlanaufar/instagram.com

    Lidya Febiolla, atau yang dikenal dengan Olla Ramlan, merupakan seorang model, pemeran, penyanyi, dan pembawa acara yang diusung oleh Partai NasDem menjadi caleg DPR RI di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat. Foto/ollaramlanaufar/instagram.com

    TEMPO.CO, JakartaOlla Ramlan akhirnya menerima tawaran main film layar lebar setelah 20 tahun berkecimpung di dunia hiburan. Film perdananya bergenre horor berjudul Sakral, yang akan tayang pada 20 September 2018 mendatang.

    Baca: Protektif, Olla Ramlan Rajin Mengecek Ponsel Suami 

    Banyak yang menduga debut Olla Ramlan di layar lebar untuk menaikkan popularitasnya sebagai artis yang terjun ke politik sebagai calon anggota legislatif (Caleg). Lantas, apa tanggapan Olla Ramlan?

    "Kalau ini (film) buat dongkrak yang wakil rakyat itu saya nggak ada ya (tujuan). Kebetulan pertama main di film ini, biasanya main sinetron karena skripnya waktu itu belum ada yang cocok kurang menantang nah ini," ungkap Olla Ramlan, di XXI Metropole, Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 20 Agustus 2018.

    Baca juga: Jelang Pemilu 2019, Beramai-ramai Artis Terjun Berpolitik

    Istri Muhammad Aufar itu menerangkan, main film layar lebar cerita horor membuatnya merasa tertantang. Olla Ramlan dituntut untuk menunjukan emosi. "Ini ada satu scene biasanya antagonis di sini supaya tidak tajem nggak antagonis nggak nangis tapi harus takut. Pertama kali syuting di situ saya harus nangis saya marah sama suami tapi mata saya nggak boleh tajem," ucap Olla Ramlan.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.