Clean Bandit Kembali Gelar Konser di Jakarta Malam Ini

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Clean Bandit, grup musik Inggris, yang terdiri dari Jack Patterson, Luke Patterson, Grace Chatto, dan Neil Amin-Smith.

    Clean Bandit, grup musik Inggris, yang terdiri dari Jack Patterson, Luke Patterson, Grace Chatto, dan Neil Amin-Smith.

    TEMPO.CO, Jakarta - Grup musik elektronik Clean Bandit siap menyapa kembali penggemarnya di Indonesia. Grup yang beranggotakan Jack Patterson, Luke Patterson, dan Grace Chatto itu akan menggelar konser bertajuk 'I Miss You Tour 2018' di The Kasablanka Hall, Jakarta, Senin malam.

    Baca: 

    Ini merupakan kedatangan kedua kalinya grup musik yang tenar dengan lagu 'Rather Be' ke Jakarta, setelah tahun 2015. Ottelo Asia sebagai pihak promotor menjelaskan, segala persiapan konser telah rampung sehingga Clean Bandit siap menghibur penggemarnya di Indonesia. Tiga tahun lalu, mereka menggelar konser perdana di Jakarta, di Skeeno Hall Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu malam, 8 Desember 2015.

    "Persiapan sudah pasti matang. Kita akan memberikan experience yang sejalan dengan musik Clean Bandit yang young dan fresh," ucap CEO Ottelo Asia Sysan Ibrahim dalam jumpa pers di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Senin.

    Lebih lanjut, menurut pihak promotor, tiket konser Clean Bandit hanya menyisakan kategori Festival Gold yang dibanderol Rp1 juta belum termasuk pajak. Bagi penonton yang belum mendapatkan tiket, masih bisa membelinya di lokasi acara.

    Dari segi tata panggung pun juga telah dipersiapkan dengan matang sesuai dengan standar yang diminta oleh pihak manajemen Clean Bandit. Pada konsernya kali ini, Clean Bandit juga akan membawakan semua lagu-lagu hits-nya yang tentu sudah akrab di telinga penikmat musik. 
    "Belum bisa dibocorin jumlah lagu yang dibawakan. Yang pasti nereka akan membawa semua hits-nya. Untuk vokalis akan membawa beberapa orang," ucap Sysan Ibrahim.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.