Rabu, 15 Agustus 2018

Sutradara Video Musik Ini Tuding BTS Lakukan Operasi Plastik

Reporter:
Editor:

Susandijani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • CEO Big Hit Entertainment, Bang Shi Hyuk berbicara tentang kesuksesan grup musik Bangtan Boys (BTS).

    CEO Big Hit Entertainment, Bang Shi Hyuk berbicara tentang kesuksesan grup musik Bangtan Boys (BTS).

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara video musik Joseph Kahn telah memicu kemarahan penggemar BTS setelah berbagi gambar boy group asal Korea Selatan tersebut. Pasalnya, sutradara itu menuduh semua anggota BTS melakukan operasi plastik.

    Baca juga:  J-Hope BTS Beli Apartemen Rp 2,3 Miliar

    Hal itu diungkapkan oleh Joseph dalam akun Twitter-nya. Dia pun membuat ARMY, sebutan untuk fan BTS, marah dan kesal terhadap ucapan Joseph.
    Grup musik idola BTS asal Korea Selatan

    "Mereka semua menjalani operasi plastik. Mereka semua memakai lipstik. Seperti inilah orang-orang Asia, mereka ingin memiliki bentuk wajah dan terlihat seperti idola atau selebritas. Semakin banyak pria mengejar penampilan yang lebih feminin daripada sebelumnya, serta kosmetik pria dan tren bedah plastik sedang menuju ke arah ini," katanya.

    Cuitan tersebut mendapat banyak kritik dari penggemar BTS yang menganggapnya pendapat pribadi sepihak. Para ARMY pun membalas perkataan Joseph yang tidak mempermasalahkan seorang pria menggunakan lipstik.

    Baca juga:

    Ini Kebiasaan Unik Jin BTS
    Park Seo Joon Beberkan Karakter Asli V BTS

    Sementara itu, ini bukan pertama kalinya Joseph Kahn menuai kontroversi yang bersinggungan dengan dunia K-Pop. Beberapa tahun lalu ia menggarap video musik Taylor Swift yang bertajuk Bad Blood. Namun hasil kerjanya dituduh plagiat karena video musik tersebut punya konsep yang mirip dengan video musik Come Back Home milik 2NE1.

    METRO.CO.UK | KOREABOO


  • BTS
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fatwa MUI dan Buah Pikir Ma'ruf Amin, Calon Wakil Jokowi

    Beberapa buah pikiran Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia pilihan Jokowi untuk menjadi wakilnya, yang mengundang komentar publik.