GNPF Klaim 212, Produser Film Wiro Sableng: Tidak Masalah

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster film Wiro Sableng. TABLOIDBINTANG.COM

    Poster film Wiro Sableng. TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta - Belum lama ini, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mengklaim bahwa mereka merupakan pemegang hak merek 212. Terkait hal ini, Produser film Wiro Sableng 212, Sheila Timothy, mengaku tak mempermasalahkannya.

    Baca: Wiro Sableng Rilis Trailer Resmi, Ini Pemainnya

    Sheila megatakan, alasan pihaknya tak mempermasalahkan hal tersebut karena 212 yang diklaim merupakan merek dagang. "Itu merek dagang, bisa didaftarkan siapapun asal bentuknya berbeda," ujar Sheila saat dihubungi Tempo lewat sambungan telepon, 8 Agustus 2018.

    Ia lalu menjelaskan, Wiro Sableng yang diciptakan oleh Bastian Tito sejak tahun 1967 telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI. Selain itu, menurut Sheila, judul buku "Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212" juga sudah terdaftar.

    Dengan alasan tersebut, Sheila tak khawatir film yang diproduserinya akan diidentikkan dengan Aksi 212 yang dilakukan pada Desember 2016 lalu. "Kami memilih tidak menanggapi. Baik-baik saja," pungkas Sheila.

    Wiro Sableng 212 sendiri merupakan film adaptasi dari novel karya Bastian Tito. Film yang diproduksi oleh 20th Century Fox dan Lifelike Pictures ini menghadirkan Angga Sasongko sebagai sutradara dan Sheila Timothy sebagai produser.

    Film Wiro Sableng 212 dibintangi sederetan aktor dan aktris ternama, seperti Vino G. Bastian, Marsha Timothy, Sherina Munaf, hingga Lukman Sardi. Rencananya, film ini akan dirilis pada 30 Agustus 2018.

    MUHAMMAD ABI MULYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?