Minggu, 21 Oktober 2018

Pelantun Lagu Butiran Debu, Rija Abbas Sibuk Jadi Pelayan Kafe

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rija Abbas, penyanyi yang sempat membawakan lagu Butiran Debu kini sibuk menjadi pelayan di sebuah kafe di Bekasi (Tabloidbintang.com)

    Rija Abbas, penyanyi yang sempat membawakan lagu Butiran Debu kini sibuk menjadi pelayan di sebuah kafe di Bekasi (Tabloidbintang.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sempat meraih puncak popularitas lewat single "Butiran Debu", Rija Abbas seolah menghilang dari industri musik. Lama tak terdengar, rupanga Rija memiliki kesibukkan baru sebagai pelayan kafe.

    Baca: Kisah Band Padi Diangkat dalam Cerita FTV

    Meski begitu, Rija Abbas mengaku tak pernah kehilangan gairahnya pada musik. Di tengah kesibukannya menjadi pelayan, dia tetap bernyanyi untuk acara-acara wedding, atau menghibur tamu kafe tempatnya bekerja.

    "Masih menunggu kerjaan nyanyi. Paling sebulan sekali adanya. Dari pada nganggur gue pikir harus bekerja. Jadi gue kerja jadi pelayan di kafe di Bekasi," ungkap Rija Abbas di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu, 8 Agustus 2018.

    Sudah dua bulan terakhir Rija menjalani profesinya sebagai pelayan di kafe milik temannya. Tentunya ada pengalaman baru yang didapat Rija selama menjalani pekerjaan barunya.

    "Dibilang beda pasti ya, ini kan melayani orang. Kalo menyanyi kan menghibir orang. Kalau pelayan ya membawakan makanan, minuman, harus selalu sopan. Tapi kadang gue disuruh nyanyi, karena kan ada karokeannya," ungkapnya.

    Di tengah kesibukannya menjadi pelayan kafe, Rija tetap menyalurkan hobi musiknya. Bahkan dia juga masih sering menciptakan lagu. "Itu setiap hari. Kalau pulang kerja dan ada inspirasi apa gitu, masih tetap bikin lagu. Kreativitas enggak pernah berhenti," tutur Rija Abbas.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.