Angelina Jolie Bakal Adopsi Anak Lagi, Apa Kata Brad Pitt

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angelina Jolie berpose saat menghadiri acara British Academy of Film and Television Awards (BAFTA) di Royal Albert Hall, London, 18 Februari 2018. AP Photo

    Angelina Jolie berpose saat menghadiri acara British Academy of Film and Television Awards (BAFTA) di Royal Albert Hall, London, 18 Februari 2018. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Angelina Jolie dikabarkan akan kembali mengadopsi anak. Saat ini, Angelina Jolie dan Brad Pitt sedang memperjuangkan hak asuh atas enam anak mereka setelah keduanya berpisah pada 2016.

    Baca juga:
    Rahasia Kecantikan Angelina Jolie, Kaviar dan Facial Khusus
    Brad Pitt Larang Anaknya Terlibat Syuting dengan Angelina Jolie

    Angelina Jolie berencana mengadopsi anak dari luar Amerika Serikat sembari menunggu urusan perceraian dan perwalian atau hak asuh dengan Brad Pitt selesai. Seorang sumber menyatakan Angelina Jolie akan mengadopsi anak begitu selesai syuting dan promosi film Maleficent 2.

    Menanggapi rencana Angelina Jolie mengadopsi anak lagi, Brad Pitt menyatakan tak ada masalah dengan keinginan itu. Jika benar, anak adopsi tersebut akan menjadi anak ketujuh Angelina Jolie.

    Angelina Jolie bersama anak-anaknya menghadiri Toronto International Film Festival (TIFF), di Toronto, Kanada, 10 September 2017. Shiloh merupakan anak biologis pertama Jolie dan Brad Pitt yang lahir pada 27 Mei 2006 di Namibia, dan Zahara merupakan anak adopsi dari dari Ethiopia yang lahir pada 8 Januari 2005 dan diadopsi bulan Juli 2005, saat berumur 6 bulan. Ap Photo

    Saat ini, Angelina Jolie memiliki enam anak, yakni Maddox, Zahara, Pat, Shiloh, Knox, dan Vivienne. Mereka semua masih diasuh oleh Angelina Jolie sampai persidangan mengenai sengketa hak asuh selesai.

    TIMES OF INDIA | PINKVILLA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.