Putri Marino dan Chicco Jerikho Ingin Punya Anak Kembar, Tapi...

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putri Marino berfoto bersama suaminya, Chicco Jerikho, pada akhir Juni 2018 lalu. Dikutip dari <i>Tabloidbintang.com</i>, Putri Marino merasakan perbedaan saat hamil. Ia mengaku jadi lebih melankolis dan dimanja suami. Instagram.com/@Putrimarino

    Putri Marino berfoto bersama suaminya, Chicco Jerikho, pada akhir Juni 2018 lalu. Dikutip dari Tabloidbintang.com, Putri Marino merasakan perbedaan saat hamil. Ia mengaku jadi lebih melankolis dan dimanja suami. Instagram.com/@Putrimarino

    TEMPO.CO, Jakarta -Putri Marino belum bisa memberitahukan jenis kelamin dari anak pertamanya dengan Chicco Jerikho. Rumor yang beredar, Putri Marino sedang hamil anak kembar.

    Baca:
    Putri Marino Akui sejak Hamil Makin Melankolis
    Video Putri Marino Kembali Beredar, Netizen Fokus ke Perutnya

    Menanggapi kabar tersebut, Putri mengaku dia dan Chicco  sebetulnya ingin punya anak kembar. Namun, Putri menganggap hal itu sulit terwujud. Sebab, baik keluarga Chicco dan dirinya tidak memiliki keturunan anak kembar.

    Putri Marino hanya mengaminkan jika ada yang mendoakannya dapat memiliki anak kembar.

    "Pengin sih tapi kalau dipikir-pikir kayaknya keluarga kita enggak ada yang keturunan kembar. Terus kemarin keluar berita tentang aku sama chicco anaknya kembar, kita berdua kayaknya aminin aja kaliya siapa tau beneran kembar Pengen sih cuman enggak tau sih, pengen banget," kata Putri Marino di Epicentrum, Jakarta, Sabtu 28 Juli 2018.Chicco Jerikho dan Putri Marino. Tabloidbintang.com

    Putri Marino ingin melahirkan di Jakarta agar bisa ditemani oleh kedua orang tuanya dan juga Chicco. Dia sudah menyiapkan semua kebutuhan agar proses kelahiran bayinya berjalan lancar.

    "Udah sering olahraga sekarang karna badan udah mulai aktif lagi. Yoga, jalan kaki, berenang, Zumba, yang kaya gitu sih," kata Putri Marino.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.