Alasan Slank Jarang Patok Harga Tiket Mahal

Reporter:
Editor:

Rina Anggraeni Hermanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan Slank di Livespace, Kawasan SCBD, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. (TEMPO/Rina Anggraeni Hermanto)

    Penampilan Slank di Livespace, Kawasan SCBD, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018. (TEMPO/Rina Anggraeni Hermanto)

    TEMPO.CO, Jakarta -Slank tidak mematok harga yang tinggi untuk menggelar sebuah konser. Bagi mereka, jumlah penonton lebih penting dibandingkan harga tiket.

    Baca:
    Tiket Konser Syahrini Rp 25 Juta, Bimbim Slank: Itu Rezeki Dia
    Tertarik Bisnis Kopi? Coba Slankopi, Kopi ala Slank

    Vokalis Slank, Kaka, mengatakan bahwa tiket termahal untuk Slank yakni Rp 2 juta. Sebab, dia ingin semua penggemarnya bisa menikmati konser mereka.

    "Yaa menurut kita juga harga segitu kalau Slank yang penting kuantitinya, kita akan lebih asoy kalo yang nonton bejibun," ujar Kaka Slank di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat 27 Juli 2018.Slank dalam peluncuran Slanked di FX Jakarta, 23 Mei 2018 (TEMPO / Anastasia Davies)

    Kaka berandai-andai, jika konser Slank dipatok dengan harga tiket fantastis, misalnya sebesar Rp 25 juta seperti konser Syahrini, mereka bakal mempersiapkan beberapa penampilan yang luar biasa.

    "Harga tiket makin besar pertunjukkannya bisa makin wah. Kayak Rolling Stone, U2. Pengin sih mimpi musisi Indonesia bisa dihargain segitu, biar bisa maju," ujar Kaka Slank.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.