Slank Sukses Bawakan 16 Lebih Lagu Lawas di LiveSpace

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis Grup Musik Slank Akhadi Wira Satriaji (Kaka) saat tampil dalam Konser Pancasila Gemilang di JCC, 22 Agustus 2017. TEMPO/ Danang Firmanto

    Vokalis Grup Musik Slank Akhadi Wira Satriaji (Kaka) saat tampil dalam Konser Pancasila Gemilang di JCC, 22 Agustus 2017. TEMPO/ Danang Firmanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Grup band Slank sukses jadi band pertama Indonesia yang konser indoor di Livespace di kawasan SCBD, Jakarta. Harga tiket konser ini dijual dengan harga Rp300 ribu.

    Baca: Berhenti Merokok, Slank Menikmati Kopi untuk Berkreasi

    Para penonton dapat merasakan keseruan nonton konser Slank tanpa kepanasan dan dimanjakan dengan lagu-lagu lawas dari Slank. "Pemilihan lagu lebih ke kita bawain lagu lama. Last song gitu lah ya, kita pun senang bisa konser di Indoor" ujar drummer Slank, Bimbim, di SCBD Lot 8, Jakarta Selatan, Jumat 27 Juli 2018

    Sang vokalis pun menambahkan bahwa lagu yang dibawakan di antaranya lagu-lagu cooling down. Hal tersebut sengaja untuk menciptakan suasana yang lebih rileks setelah konser kemarin dipenuhi hardcore fans.

    "Ada Mawar merah, Kirim Aku Bunga, Mawar Merah, Terbunuh Sepi. Beberapa bulan ini kita hingar bingar sama hardcore fans gitu loh. Bulan terakhir tuh kayak gitu, Last fest ini mau kita jadiin ajang cooling down dengan lagu-lagu yang nyanyi bareng, love song," tambah Kaka.

    Ditanya soal lebih suka mana antara panggung indoor atau outdoor, Bimbim dan Kaka kompak menjawab, ""Beda sih beda suasana, beda audiance, treatment lagu beda. Jadi susah dengan lebih banyak cewek juga kalau di Indoor, haha," katanya.Kaka dan Bimbim Slank saat menghibur acara penutupan perdagangan saham 2016 di Lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 30 Desember 2016. Sepanjang 2016, IHSG meningkat 15,32 persen dan ditutup di level 5.296,711. Tempo/Tony Hartawan

    Selain itu, Dia mengatakan bahwa konsernya malam ini sangat cocok bagi fans Slank yang berpenampilan rock. Tak hanya itu, keberadaan Livespace di pusat kota juga memberikan keberanian bagi band rock tersebut untuk menjual tiket dengan harga yang lebih mahal daripada biasanya.

    "Kita selalu dapatnya tempat kecil, biasanya kita di mall-mall. Kalau livespace di tengah kota ini, kita bisa jual tiket lebih mahal. Ini bisa dibilang untuk Slankers wangi," jelas Bimbim.

    Menurut Bimbim, para penggemar perempuan Slank dipastikan akan diperbolehkan oleh orang tuanya untuk menonton konser yang berada di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) tersebut. Karena tempatnya yang di pusat kota, di dalam ruangan, dan aman.

    Simak: Via Vallen Bangga Bisa Berduet dengan Slank

    "Sempat ada Slankers yang nge-DM pengen ngajak pacarnya nonton konser, tapi nggak diizinkan oleh orangtuanya, alasannya karena nontonnya di PRJ. Makanya saya sarankan di livespace, pasti diizinkan," tutur Bimbim membagikan pengalaman fans Slank.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.