Tata Janeeta Berkolaborasi Garap Album Musik Agar Tak Egois

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tata Janeeta berpose dalam peluncuran album kompilasi bertajuk Story Of A Broken Heart di Jakarta, 25 Juli 2018. TEMPO/Nurdiansah

    Tata Janeeta berpose dalam peluncuran album kompilasi bertajuk Story Of A Broken Heart di Jakarta, 25 Juli 2018. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah sukses dengan lagu Sang Penggoda yang dirilis pada April 2018 lalu, Tata Janeeta berpartisipasi dalam album kompilasi Story of A Broken Heart. Pada album ini, Tata menyumbangkan dua lagu yaitu Sang Penggoda dan Korbanmu. Ia lebih memilih berpartisipasi dalam album kompilasi bersama musikus lainnya daripada membuat album sendiri.

    Baca: Nafa Urbach Salahkan Tata Janeeta karena Lagu Sang Penggoda

    “Zaman sekarang ini kita jangan egois dan jangan serakah karena penikmat musik sekarang lebih menyukai hal-hal yang bervariasi, jadi semoga kalau aku taruh lagunya sama temen-temen yang lain warnanya akan lebih beda dan beragam,” ungkap Tata saat peluncuran album Story of Broken Heart di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 25 Juli 2018.

    Dua lagunya yang berjudul Sang Penggoda dan Korbanmu sudah pernah dirilis sebelumnya. Video klip dari lagu korbanmu yang sudah dirilis sejak tahun 2016 ini sudah ditonton video klip nya sebanyak 42 juta kali.

    Album Story of A Broken Heart merupakan album kompilasi yang diluncurkan oleh Jagonya Musik dan Sport Indoesia (JSMI). Akan ada sembilan musisi yang terlibat diantaranya Adera, Tata Janeeta, Slank, Gita Gutawa, Wizzy, Azmi, Marsha Zulkarnain, Mytha Lestar dan Once Mekel. Album ini berisi 10 lagu yang memiliki tema percintaan dan patah hati. Album Story of A Broken Heart dijual di gerai KFC seluruh Indonesia dengan harga Rp44.000, pembeli akan mendapatkan harga yang lebih murah jika membeli menu makanan tertentu.

    SUHAIMAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.