Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Soenarto Pr, Seniman Pendiri Sanggar Bambu, Tutup Usia

image-gnews
Soenarto Pr 2, tengah berjemur di teras rumahnya di Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, 15 Mei 2017 lalu. Foto/PITO AGUSTIN RUDIANA
Soenarto Pr 2, tengah berjemur di teras rumahnya di Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, 15 Mei 2017 lalu. Foto/PITO AGUSTIN RUDIANA
Iklan

TEMPO.CO, Yogyakarta -Seniman pendiri Sanggar Bambu, Soenarto Prawirohardjono yang lebih dikenal dengan panggilan Soenarto Pr meninggal pada Selasa malam, 24 Juli 2018 pukul 23.10. Kabar duka perupa yang akan genap berusia 87 tahun pada 20 November 2018 nanti itu menyebar pagi ini.

Sebelumnya, Soenarto diketahui sempat dibawa ke rumah sakit terdekat dengan kediamannya di Rumah Sakit PKU Gamping sebelum mengembuskan nafas terakhir.

“Informasinya, sempat sesak nafas. Tapi terus meninggal di sana,” kata Ketua Sanggar Bambu, Totok Buchori saat dihubungi Tempo, Rabu, 25 Juli 2018 pagi.

Kondisi kesehatan Soenarto Pr, menurut Totok, terus menurun sejak dua tahun terakhir. Keluhan yang sering dirasakan adalah sesak nafas dan lemah jantung. Selain itu, faktor usia yang menua. “Kondisinya terus drop. Juga setelah Lebaran lalu,” kata Totok.

Totok pun mengisahkan pertemuan terakhir tiga hari usai Lebaran pada Juni 2018 lalu. Dia bersama sejumlah anggota Sanggar Bambu mengunjungi Soenarto Pr di kediamannya Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Seperti biasa, Soenarto Pr meminta untuk menyanyikan lagu Hymne Sanggar Bambu bersama-sama. Syair hymne itu diambil dari puisi Sanggar Bambu karya penyair Kirdjomulyo. “Mungkin Sanggar Bambu satu-satunya sanggar seniman yang punya hymne,” kata anggota Sanggar Bambu Rita Nunung kepada Tempo.

Baik Totok dan Nunung yang hadir saat itu bersama-sama menyanyikannya. Soenarto Pr terlihat bersemangat menyanyikannya. “Mengulang sampai tiga kali. Beliau sampai terengah-engah,” kata Totok.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Anaknya, Mirah Maharani pun meminta Soenarto Pr istirahat. Laki-laki yang sehari-hari duduk di kursi roda itu terlihat goyah. Dia sempat tak sadarkan diri saat di kamar. Pertolongan pertama yang dilakukan dengan memberikan oksigen sebelum kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ludiro Husodo Yogyakarta.Soenarto Pr 2, Seniman dan pendiri Sanggar Bambu duduk di samping lukisan terakhir yang dibuatnya yang menggambarkan sosok Sultan hamengku Buwono X saat ditemui Tempo di rumahnya di Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, 15 Mei 2017 lalu. Foto/PITO AGUSTIN RUDIANA

Lantaran dokter jaga yang ada terbatas semasa libur Lebaran, Soenarto Pr sempat dibawa ke rumah sakit lain dengan mengendarai mobil. “Tapi di perjalanan, Pak Narto muntah-muntah. Akhirnya kami kembali ke rumah sakit sebelumnya,” kata Totok. Di sana, Soenarto dirawat selama tiga hari.

Soenarto Pr bersama Kirdjomulyo dan seniman Akademi Seni, Drama, dan Film (Asdrafi) Heru Sutopo mendirikan Sanggar Bambu pada 1 April 1959 di Yogyakarta. Sanggar Bambu adalah sanggar berkumpulnya seniman-seniman dari berbagai jurusan, baik seni rupa, teater, maupun sastra yang masih eksis sampai hari ini.

Soenarto Pr muda banyak menimba ilmu dari perupa-perupa kawakan selama di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) yang kini menjadi Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Mulai dari Trubus, Soedarso, kemudian Affandi. Soenarto Pr dikenal sebagai seniman yang melukis dengan menggunakan crayon.

Sejumlah lukisannya antara lain menggambarkan sosok profil Bung Karno, Nyi Ageng Serang, Sayu Wiwit, dan terakhir Sultan Hamengku Buwono X yang dirampungkan awal 2017 lalu. Dia juga membuat sejumlah patung, seperti patung Ahmad Yani di rumah yang kemudian menjadi museum Ahmad Yani di Jakarta.

Soenarto Pr pergi meninggalkan tiga orang anak, yaitu Ibor, Bima Batutama, dan Mirah Maharani. Ketiga lahir dari Rahim dua istrinya yang terlebih dahulu meninggal, yaitu Sawanti dan Moersekardinah. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Makam Seniman di Imogiri, Bantul hari ini.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dalam Sehari Ada Dua Warga Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Depok

1 hari lalu

Ilustrasi mayat. Pakistantoday.com
Dalam Sehari Ada Dua Warga Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Depok

Tim identifikasi Polres Metro Depok memastikan kematian korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.


Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jonggol, Ini Kata Polisi

3 hari lalu

Anggota Polsek Jonggol mengevakuasi mayat pasutri lansia di sebuah perumahan di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor. Selasa, 16 Juli 2024. Dok. Polsek Jonggol.
Pasutri Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Jonggol, Ini Kata Polisi

Sebelum ditemukan meninggal di rumahnya, korban tidak terlihat sejak Sabtu, 12 Juli lalu.


Duka Kim Mi Kyung Lepas Kepergian Ibunda, Berusaha Tegar Meski Hancur

12 hari lalu

Aktris Korea Selatan, Kim Mi Kyung. Foto: Instagram/@kim_mee_kyung
Duka Kim Mi Kyung Lepas Kepergian Ibunda, Berusaha Tegar Meski Hancur

Aktris Korea Selatan, Kim Mi Kyung mengungkapkan rasa kehilangannya yang amat dalam setelah ibunya meninggal.


Kebakaran Gudang di Bekasi Tewaskan Lima Orang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

17 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. TEMPO/Subekti
Kebakaran Gudang di Bekasi Tewaskan Lima Orang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Istri pemilik gudang yang meninggal dalam kebakaran itu diketahui dalam kondisi mengandung 7 bulan.


Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi, 5 Orang Meninggal

17 hari lalu

Ilustrasi kebakaran. Dok. TEMPO/Eko Siswono Toyudho
Kebakaran Gudang Perabotan di Bekasi, 5 Orang Meninggal

Lima korban meninggal dalam kebakaran itu adalah keluarga pemilik gudang perabotan yang terjebak di dalam bangunan.


Rombongan Haji 2024 Tamu Raja Salman Tiba di Tanah Air

25 hari lalu

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mulai melayani kepulangan jemaah haji dalam musim Angkutan Haji 2024. Istimewa
Rombongan Haji 2024 Tamu Raja Salman Tiba di Tanah Air

Rombongan undangan haji 2024 undangan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud asal Indonesia tiba di Tanah Air melalui Bandara Soekarno-Hatta


Inilah 5 Negara dengan Jumlah Jemaah Haji yang Meninggal Paling Banyak

27 hari lalu

Pemakaman jemaah haji yang meninggal di Sharaya, Mekkah, Arab Saudi. ANTARA/Saptono
Inilah 5 Negara dengan Jumlah Jemaah Haji yang Meninggal Paling Banyak

Total jemaah haji pada musim haji tahun ini yang meninggal, baik yang terdaftar maupun tidak, berjumlah 1.081 dari 10 negara.


Angka Kematian Jamaah Haji 2024 Sebanyak 550 Orang, dari Indonesia 144

31 hari lalu

Jemaah haji Indonesia menunggu bus untuk kembali ke hotel di Mina, Mekah, Arab Saudi, Selasa, 18 Juni 2024. Jemaah Indonesia yang mengambil nafar awal mulai didorong dari Mina menuju hotel di Mekah hingga sebelum matahari terbenam pada 12 Zulhijah atau 18 Juni 2024, sementara yang mengambil nafar tsani akan meninggalkan Mina pada 13 Zulhijah atau 19 Juni 2024. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Angka Kematian Jamaah Haji 2024 Sebanyak 550 Orang, dari Indonesia 144

Angka Kematian Jamaah Haji 2024 setidaknya tercatat 550 jamaah haji. Mereka meninggal saat melaksanakan rukun Islam kelima tersebut.


WHO Umumkan Korban Jiwa Pertama di Dunia karena Jenis Flu Burung Baru

43 hari lalu

Ilustrasi flu burung di Brasil. REUTERS/Dado Ruvic
WHO Umumkan Korban Jiwa Pertama di Dunia karena Jenis Flu Burung Baru

WHO mengumumkan bahwa seorang penduduk Meksiko menjadi orang pertama di dunia yang meninggal karena jenis flu burung baru


Gelombang Panas Tewaskan 33 Petugas TPS di Hari Terakhir Pemilu India

47 hari lalu

Seorang pria pergi setelah memberikan suaranya di dalam tempat pemungutan suara pada pemilihan umum tahap kedua di desa Ezhupunna di negara bagian selatan Kerala, India, 26 April 2024. REUTERS/Sivaram V
Gelombang Panas Tewaskan 33 Petugas TPS di Hari Terakhir Pemilu India

Sedikitnya 33 petugas TPS meninggal akibat gelombang panas selama fase terakhir pemilihan umum di India