Berhenti Merokok, Slank Menikmati Kopi untuk Berkreasi

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Slank dalam peluncuran Slanked di FX Jakarta, 23 Mei 2018 (TEMPO / Anastasia Davies)

    Slank dalam peluncuran Slanked di FX Jakarta, 23 Mei 2018 (TEMPO / Anastasia Davies)

    TEMPO.CO, Kuta -Para personel grup musik Slank selalu menikmati kopi untuk berkreasi menghasilkan karya. "Narkoba sudah enggak, alkohol lewat, rokok juga (enggak), satunya-satunya ya ngopi," kata Bimbim, penabuh drum Slank, di Kuta, Senin, 23 Juli 2018.

    Baca: Via Vallen Bangga Bisa Berduet dengan Slank

    Menurut Bimbim, seluruh personel Slank sudah tidak lagi merokok. "Tuh (Ivan) yang terakhir (berhenti merokok)," ujar Bimbim sambil menunjuk pemain gitar bass Slank, Ivan atau Ivanka.

    Ivan mengatakan dirinya menikmati kopi untuk menjalin keakraban bersama para Slankers. "Slank dan Slankers sangat identik dengan kopi, itu variasi inspirasi dan semangat," tuturnya.Aksi Slank saat mengenalkan produk sepatu kolaborasi Slank dengan Eagle berlabel SLANKed di FX Mall, Jakarta, 23 Mei 2018. Abdee yang sempat vakum karena pengobatan sakit gagal ginjal yang diidapnya, tampak bersemangat dalam acara tersebut. TEMPO/Nurdiansah

    Menurut Ivan minum kopi menjadi kebiasaannya untuk mengisi aktivitasnya. "Setelah enggak merokok, pagi mesti ada kopi. Selalu kumpul dengan teman-teman Slankers pasti ngopi," ujarnya.

    Kesukaan para personel Slank menikmati kopi membuat grup musik itu tertarik berbisnis, SlanKopi. Adapun SlanKopi merupakan kopi seduh dalam kemasan gelas (paper cup). Selain itu ada juga paket Usaha Kios SlanKopi.

    Sedangkan paket usaha kios, Slank membuka kesempatan wirausaha masyarakat, atau Slankpreneur. Paket usaha tersebut bermodal uang Rp. 2 juta, mendapatkan perlengkapan wirausaha SlanKopi. SlanKopi memadukan dua jenis kopi, yaitu arabika dan robusta, yang berasal dari Gayo (Aceh) dan Wonosobo (Jawa Tengah).


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto