Selasa, 16 Oktober 2018

Lorde Getarkan Panggung We The Fest 2018, Mengeluh Jakarta Panas

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Lorde tampil dalam MusiCares Person 2018 of the Year guna menghormati Fleetwood Mac di Radio City Music Hall di Manhattan, New York, AS, 26 Januari 2018. REUTERS

    Penyanyi Lorde tampil dalam MusiCares Person 2018 of the Year guna menghormati Fleetwood Mac di Radio City Music Hall di Manhattan, New York, AS, 26 Januari 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemenang dua piala Grammy Awards, Lorde, tampil menghibur penonton di We The Fest 2018 pada Sabtu malam. Ia tampil memukau dengan stamina yang cukup prima, meski berkali-kali mengeluhkan kondisi cuaca Jakarta yang cukup panas baginya. Bahkan di tengah penampilannya, ia sempat membuka pakaian luarnya yang transparan sehingga hanya memakai sports bra saja.

    Baca: Ramengvrl Ajak Rapper Lintas Generasi di We The Fest

    Penampilannya malam itu mengundang penonton mengacungkan berbagai gawai miliknya untuk mengabadikan momen tersebut. “Saya sangat senang berada di sini untuk pertama kalinya, saya gugup,” kata Lorde di panggung utama We The Fest 2018, Jakarta International Expo, Sabtu, 21 Juli 2018.

    Penyanyi bernama asli Ella Marija Lani Yelich-O’Connor kemudian mengentak dengan sederet tembang seperti Sober, Homemade Dynamite, Magnets, Hard Feelings/Loveless. Sejumlah penari latar yang tampil pada beberapa lagu menambah semarak penampilannya, bahkan tubuh Lorde sempat diangkat ke udara oleh mereka.

    Suasana berubah menjadi sendu, kala Lorde duduk di bibir panggung dan mulai bercerita tentang lagu yang akan dibawakannya. Ia bercerita lagu yang akan dibawakannya bercerita tentang kesepian. Penyanyi asal Selandia baru itu mengajak penonton bernyanyi bersama.

    Baca: Lorde, Penyanyi Terbaik di Grammy Awards 

    Lagu Liability pun meluncur dari mulutnya dengan posisi masih duduk di bibir panggung dengan diiringi dentingan piano dari pemain bandnya. Para penonton pun menyalakan senter dari telepon seluler mereka dan diayunkan ke kiri dan ke kanan di udara sehingga menambah kesyahduan malam itu.

    Penyanyi berusia 21 tahun ini juga memberikan gimmick mengucapkan sejumlah kata dalam bahasa Indonesia seperti terima kasih dan selamat malam. Tanpa basa-basi, Lorde kemudian membawakan lagu yang diganjar penghargaan Grammy Awards sebagai Song of the Year pada 2014, yaitu Royals. Sontak, penonton kembali ramai menaikkan gawainya ke udara sembari bernyanyi bersama.

    Saat membawakan lagu Team, Lorde tak ragu turun dari panggung dan mendekati penonton yang berada di bawah. Ia bahkan sedikit memanjat pagar pembatas antara panggung dan para penonton, yang tentu saja membawa kehebohan. “Ini pertunjukan yang emosional, saya ingin kembali ke sini secepatnya,” ucapnya.

    Di ujung penampilan, penonton berteriak meminta lagu Green Light dimainkan. Lagu bertempo upbeat yang dirilis pada tahun lalu, kemudian menjadi penutup penampilannya. Penonton sudah tidak memikirkan lagi harus mengabadikan momen bersama Lorde, mereka melompat dan bernyanyi bersama Lorde di We The Fest 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.