George Clooney Dinobatkan Sebagai Aktor Terkaya di Dunia

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reaksi George Clooney saat mendengar pidato yang dibacakan istrinya, Amal, dalam acara AFI Life Achievement Award Ke-46 di Los Angeles, Kamis, 7 Juni 2018. AP/Chris Pizzello

    Reaksi George Clooney saat mendengar pidato yang dibacakan istrinya, Amal, dalam acara AFI Life Achievement Award Ke-46 di Los Angeles, Kamis, 7 Juni 2018. AP/Chris Pizzello

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah Kylie Jenner dan musikus asal Inggris Ed Sheeran disebut sebagai miliarder termuda dan penyanyi solo terkaya versi majalah Forbes 2018, aktor George Clooney dikaabrkan menempati posisi aktor dengan penghasilan tertinggi di dunia.

    Baca: George Clooney Alami Tabrakan di Italia Tubuhnya Terlempar

    Pemenang piala Oscar tersebut menduduki urutan kedua pada daftar 100 Selebritas Berpenghasilan Tertinggi di Dunia versi majalah Forbes 2018 setelah petinju Floyd Mayweather dengan penghasilan selama setahun terakhir sebesar US$ 285 juta atau setara dengan 4,1 triliun rupiah.

    Hal tersebut membuat aktor berumur 57 tahun itu menjadi aktor terkaya dengan penghasilan US$ 239 juta (Rp3,4 triliun). Clooney mendapatkan sebagian besar kekayaannya dari penjualan perusahaan tequila Casamigos milik Clooney, yaitu kira-kira sebesar US$ 1 miliar atau setara dengan Rp14,4 triliun. Pendapatan aktor pemeran Ocean’s Eleven tersebut terhitung sebelum pajak dari 1 Juni 2017 sampai 1 Juni 2018.

    Aktor lain selain George Clooney yang berhasil menduduki peringkat lima besar adalah Dwayne Johnson atau biasa disebut sebagai The Rock. Aktor pemain film Skyscraper tersebut memiliki pendapatan sebesar US$ 124 juta. Nominal tersebut dikabarkan lebih tinggi dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. 

    FORBES | EONLINE | INDEPENDENT | FARAH DIBAJ | AISHA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.