Foto Lama Ditayangkan, Kartika Putri Kecewa dengan Acara Televisi

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Kartika Putri memutuskan untuk berhijab dan mengabarkannya lewat media sosial. Ia juga menghapus foto-foto lamanya yang tidak menutup aurat. Instagram.com/@Kartikaputriworld

    Artis Kartika Putri memutuskan untuk berhijab dan mengabarkannya lewat media sosial. Ia juga menghapus foto-foto lamanya yang tidak menutup aurat. Instagram.com/@Kartikaputriworld

    TEMPO.CO, Jakarta -Kartika Putri mengungkapkan kekecewaannya pada salah satu acara televisi yang menayangkan dirinya tanpa hijab. Padahal, dalam curhatannya, Kartika Putri sudah meminta untuk tidak memunculkan foto dirinya sebelum berhijrah.

    Baca: Kartika Putri Bantah Kabar Dinikahi Habib Usman bin Yahya

    "Kecewa dengan salah satu acara yang berjudulkan tentang hal kebaikan tapi diolah dan diedit oleh orang belum baik, aku sudah request untuk tidak memunculkan lagi dokumen atau foto fotoku sebelum berhijrah," tulisnya di instagram story, Jumat, 13 Juli 2018.

    Lebih lanjut, Kartika Putri kecewa karena menganggap acara itu memunculkan masa lalunya demi rating semata.Kartika Putri. Tabloidbintang.com

    "Demi rating semua dipotong potong sesukanya sehingga berbeda cerita dengan sesungguhnya dan sebenarnya sehingga membuat salah paham. Coba lah bekerja dengan hati jangan hanya memikirkan rating," lanjutnya.

    Dia pun berpesan bahwa semua pekerjaan akan ada pertanggungjawaban. Dia berharap acara itu bisa lebih baik kedepannya dengan tidak melebih-lebihkan cerita asli dari narasumbernya.

    "Ingat semua ada pertanggung jawabannya. Editlah tanpa mengubah cerita dan berilah judul yang sesuai jangan melebih lebihkan yang menjadikan salah arti," tulis Kartika Putri.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.