Jumat, 16 November 2018

Selama Dua Tahun Eza Gionino Upayakan dapat Restu dari Ibunya

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dituding anak durhaka, Eza Gionino akhirnya buka suara (Tabloidbintang.com)

    Dituding anak durhaka, Eza Gionino akhirnya buka suara (Tabloidbintang.com)

    TEMPO.CO, JakartaEza Gionino kembali dihadapkan pada persoalan hidup yang pelik. Eza dituding sebagai anak durhaka oleh sang ibu. Di saat yang sama, rencana pernikahan dia dengan Meiza Aulia Chorita atau Eca pun terpaksa ditunda.

    Baca: Ditolak Ibunda Eza Gionino, Meiza Aulia Sedih dan Kecewa

    Eza ternyata sudah cukup lama memikul beban atas permasalahan ini. Sudah sekitar dua tahun. Tepatnya sejak ia berhubungan dengan Eca.

    Diceritakan Eza, sejak awal sang ibu tidak setuju dengan kehadiran Eca. Namun Eza tidak menyerah. Bintang sinetron Saya Bukan Ustadz itu tetap mempertahankan Eca, sambil menunggu restu dari sang bunda. Namun usahanya sia-sia.

    "Dua tahun bukan waktu sebentar. Selama dua tahun itu saya harus bekerja dan banting tulang untuk keluarga. Selama di pekerjaan saya juga harus senyum, seperti tidak ada masalah. Berat, itu berat sekali," katanya dalam jumpa pers di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, 11 Juli 2018.

    Sampai saat ini, Eza masih menunggu restu dari ibunya. Dia merasa sudah cukup dewasa untuk menentukan jalan hidup dan menikah dengan wanita pilihannya sendiri.

    "Yang saya harap cuma satu, Ma, tolong buka hatinya sedikit aja. Sedikit aja. Buat saya, buat Eza. Eza anak Mama, Mama tahu kayak gimana sayangnya Eza. Eza enggak pernah dendam sama Mama," ujarnya.

    Eza berharap hubungannya dengan sang bunda bisa segera membaik. Eza Gionino pun berencana untuk menemui ibunya dalam waktu dekat.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.