Jumat, 20 Juli 2018

Donald Trump Akan ke Inggris, Lagu Lama Green Day Populer Lagi

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota band Greenday, Mike Dirnt, Billie Joe Armstrong, dan Tre Cool, tiba di Grammy Awards. Dalam acara itu, Green Day meraih penghargaan album terbaik lewat '21st Century Breakdown'. (AP Photo / Chris Pizzello)

    Anggota band Greenday, Mike Dirnt, Billie Joe Armstrong, dan Tre Cool, tiba di Grammy Awards. Dalam acara itu, Green Day meraih penghargaan album terbaik lewat '21st Century Breakdown'. (AP Photo / Chris Pizzello)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lagu populer dari grup band Green Day, American Idiot  melejit di tangga lagu Inggris jelang kedatangan Donald Trump ke negara tersebut pada 13 Juli. Berdasarkan laporan Huffington Post, lagu yang dirilis pada 2004 itu menempati puncak daftar single terlaris Amazon pada 9 Juli 2018, juga masuk ke iTunes Top 10 pada hari yang sama.

    Baca: Green Day Rilis Video Musik Anti-Trump

    Chart Data juga melaporkan bahwa lagu itu masuk ke daftar 20 teratas Britain's Official Singles. Kesuksesan baru ini dipicu oleh kampanye penggemar yang bertekad meningkatkan popularitas lagu itu lagi dan membuatnya jadi nomor satu.

    Sebuah akun Twitter mendorong penggemar untuk mengunduh dan mendengarkan secara streaming lagu tersebut sejak Jumat, 6 Juli 2018 hingga 12 Juli agar lagunya berada di tangga lagu ketika Donald Trump menginjakkan kaki di Inggris.

    "Trump akan bertemu dengan Ratu Elizabeth saat tiba di London," kata duta besar AS untuk Inggris, Robert Wood Johnson, pada media.

    Ratu telah bertemu dengan setiap presiden AS sejak 1945, kecuali Lyndon Johnson. Ratu akan bertemu dengan Trump di Kastil Windsor yang akan ditutup untuk publik pada hari ketibaan Donald Trump.

    Sebagian lirik lagu  American Idiot milik Green Day sebenarnya ditulis untuk Presiden George W. Bush.  Lirik lagu ini antara lain berbunyi, "Don't wanna be an American idiot/One nation controlled by the media/Information Age of hysteria/It's calling out to idiot America."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.