Jumat, 20 Juli 2018

Eza Gionino Berkaca-kaca saat Jawab Tudingan Anak Durhaka

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dituding anak durhaka, Eza Gionino akhirnya buka suara (Tabloidbintang.com)

    Dituding anak durhaka, Eza Gionino akhirnya buka suara (Tabloidbintang.com)

    TEMPO.CO, JakartaEza Gionino kembali jadi sorotan. Bukan hanya soal rencana pernikahannya yang tertunda, tapi juga tentang konfliknya dengan sang bunda.

    Tak main-main, ibunda Eza Gionino, Runch Gaya, menyebut putranya anak durhaka. Runch Gaya kecewa karena Eza Gionino pergi dari rumah demi menikahi gadis pilihannya, Meiza Aulia Chorita atau Eca.

    Runch Gaya sejak awal tidak merestui hubungan Eza Gionino dengan Eca. "Jadi saya bilang itu anak durhaka karena lebih berat ke Eca daripada mamanya," sebut wanita paruh baya itu, kepada wartawan, Selasa, 10 Juli 2018.

    Eza Gionino akhirnya buka suara. Eza Gionino dengan tegas menolak disebut anak durhaka, karena dirinya masih sangat sayang dan memerhatikan ibundanya.

    "Durhaka seperti apa? Durhaka murut saya adalah kalau saya usir ibu saya, saya hidup sesuai keinginan saya. Tapi ini saya tinggalkan rumah, saya enggak bawa apa-apa. Saya hanya bawa baju keperluan syuting saya," ungkap Eza Gionino, di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, 11 Juli 2018.

    Eza Ginino menegaskan dirinya keluar dari rumah bukan karena membenci sang bunda. Melainkan untuk menghindari pertengkaran yang lebih besar, sekaligus memberi waktu ibunya menenangkan diri.

    "Saya tidak berniat tinggalkan ibu saya. Sumpah. Sebagai anak, saya tinggalkan semua untuk bekerja. Selama meninggalkan rumah saya juga terus berdoa. Harapan saya satu, supaya mama membuka hati untuk saya," ungkap Eza Gionino, dengan mata berkaca-kaca.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.