Rabu, 19 September 2018

Sebelum Berhijab, Nikita Mirzani Sempat Bikin Netizen Penasaran

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nikita Mirzani. Tabloidbintang.com

    Nikita Mirzani. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Nikita Mirzani memutuskan untuk berhijab. Setelah dua hari absen memandu acara Pagi Pagi Pasti Happy Trans TV, Nikita Mirzani muncul mengejutkan dengan berhijab pada Rabu, 11 juli 2018. 

    Baca: Berhijab, Nikita Mirzani Pilih Rahasiakan Alasannya

    Penampilan baru Nikita Mirzani ini sekaligus menjawab rasa penasaran netizen terkait unggahannya dua hari lalu. Lewat unggahan Instagram Story, Nikita Mirzani seolah mengisyaratkan dirinya segera berhijrah.

    "Jangan tunggu hidayah. Tapi dijemput," tulisnya di salah satu unggahan Instagram Story-nya, Senin, 9 Juli 2018.

    "Tidak selamanya yang buruk itu buruk, karena ada orang yang menjadi baik di akhir hayatnya, lalu masuk surga. Tidak selamanya pula yang baik itu baik, karena ada juga yang tiba-tiba di akhir hayatnya menjadi buruk, lalu masuk neraka. Semoga kita termasuk yang istiqomah sampai akhir hayat," tulis Nikita Mirzani di unggahan yang berbeda.Unggahan Nikita Mirzani. Instagram

    Yang paling membuat penasaran, Nikita Mirzani tiba-tiba menghapus foto profil Instagramnya dan membuat postingan atas keteguhan imannya. "Wahai Dzat yang membolak-balikan hati, tetapkanlah hatiku di atas agamaMu dan di atas ketaatan kepadaMu," tulis Nikita Mirzani.

    Karena unggahan itu banyak yang mendoakan Nikita Mirzani segera berhijab dan juga istiqomah jika memang memutuskan berhijrah."@nikitamirzanimawardi_17 ......apa betul Niki pakai hijab??.....saya salah seorang yg begitu bahagia sekali apabila itu benaarrrr Niki.......bahagia sekali sya...@nikitamirzanimawardi_17 ...Masha allah," tulis seorang netizen.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.