Rabu, 19 September 2018

Perceraian Bikin Opick Kerap Mendapat Tatapan Sinis

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Opick. Tabloidbintang.com

    Opick. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Perceraian membuat ruang gerak Opick menjadi terbatas. Pasalnya, sejak kisruh rumah tangganya dengan Dian Rositaningrum terkuak, Opick menjadi buah bibir di masyarakat. Tak jarang ada ibu-ibu yang menatap sinis ketika bertemu Opick.

    Baca: Foto Opick - Wanita Bercadar Tersebar, Akun Putrinya Jadi Sorotan

    Opick tak menyangkal merasa malu. Saking malunya, Opick ingin menutupi wajah dengan kantong plastik.

    "Waktu kita nyanyi ibu-ibu ngeliatin kita sampai melotot. Sedih, enggak enak. Kita itu kalau jalan terus ditengok, kita sih maunya ditutupin plastik kresek. Orang jadi omongin di mana-mana yang buruk-buruk," ujar Opick di Kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018.Erwin Gutawa (dua dari kanan) berfoto selfie dengan anaknya dan penyanyi Opick dan Nissa Sabyan dalam peluncuran Album Kompilasi Ramadhan Penuh Cinta di Jakarta, 4 Mei 2018. Menyambut bulan suci Ramadan, JMSI meluncurkan album religi tersebut. TEMPO/Nurdiansah.

    Padahal, kata Opick, masyarakat tidak tahu kondisi yang sebenarnya. "Tapi ya itu, ini bagian dari maghfiroh (ampunan), setiap orang bergosip, saya dapat ampunan. Setiap fitnah yang datang, saya dapat ampunan," katanya.

    Selama ini Opick tak pernah menggubris perkataan orang lain tentang rumah tangganya dengan Dian. Dia mencoba menikmatinya, sambil terus berusaha memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.

    "Kalau untuk orang yang ngomongin gimana, ya udah biarin aja, memang begitu adanya. Ya sudah nikmati saja jamuan apa yang kamu buat dalam hidup kamu. Habis itu perbaiki diri, jangan berhenti berkarya," ucap Opick.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.