Rabu, 19 September 2018

Jurassic World: Fallen Kingdom Mencapai Box Office

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adegan di film Jurassic World: Fallen Kingdom

    Adegan di film Jurassic World: Fallen Kingdom

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski berjarak 14 tahun antara film Jurassic Park III dan Jurassic World, hal tersebut tidak mengurangi antusias penggemar untuk menonton kelanjutan film tentang dinosaurus tersebut. Jurassic World (2015) meraup keuntungan US$ 1.672 miliar dan mendapat posisi film terlaris pada 2015. Tiga tahun kemudian, Jurassic World: Fallen Kingdom (2018) menyusul pendahulunya dengan mencapai total pendapatan US$1,013 miliar atau setara dengan Rp14,5 triliun sejak dirilis pada 21 Mei lalu.

    Baca: Film Jurassic World Fallen Kingdom Disebut Lebih Seram

    Jurassic World: Fallen Kingdom mencapai pendapatan domestik Amerika Utara sebesar US$ 304 juta. Bahkan, di pasar internasional, film ini mengantongi keuntungan lebih dari US$ 700 juta.

    Meski belum melampaui film Jurassic World yang menempati posisi lima besar film terlaris sepanjang masa, film Jurassic World: Fallen Kingdom sudah berhasil menduduki peringkat ke 35 daftar film terlaris sepanjang masa.

    Film ini juga mendapatkan prestasi lainnya, yaitu menduduki posisi ketiga film terlaris di dunia 2018 di bawah film Avengers: Infinity War (US$ 2.037 miliar) dan Black Panther (US$ 1.346 miliar) yang keduanya diproduksi oleh Disney dan Marvel.

    Dengan capaian tersebut, studio yang memproduksi sekuel Jurassic Park, Universal Studios, telah mempunyai tujuh film terlaris sepanjang masa dengan pendapatan lebih dari US$ 1 miliar, diantaranya adalah; Jurassic World, Despicable Me, Minions, The Fate of the Furious, dan Furious 7, dan Jurassic Park.

    VARIETY | THE HOLLYWOOD REPORTER | CINEMA BLEND | FARAH DIBAJ | AISHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.