Kagumi Syahrini, Ririn Ekawati: Kulitnya seperti Porselen

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ririn Ekawati. TEMPO/Yosep Arkian

    Ririn Ekawati. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Jakarta -Setelah tiga tahun vakum dari layar lebar, Ririn Ekawati  kembali bermain di film komedi Bodyguard Ugal-ugalan. Di film itu, ia berperan sebagai Nina, manajer Syahrini.

    Baca: Idolakan Iqbaal Ramadhan, Ririn Ekawati Disebut Tante Ganjen

    Aktris berusia 35 tahun ini dipilih oleh produser Dhamoo Punjabi. Ini kali pertama Ririn Ekawati berhadapan langsung dengan Syahrini. Seperti apa Syahrini di mata Ririn?

    "Syahrini itu beda banget dengan saya. Aksen Sunda-nya sangat kental. Apalagi Syahrini dengan kulitnya yang porselen itu, sementara kulit saya ada (noda) hitam-hitamnya soalnya saya, kan anak desa, ha ha ha!" seloroh Ririn Ekawati dalam wawancara empat mata dengan tabloidbintang.com di Jakarta Selatan, pekan ini.

    Selama syuting, Ririn Ekawati terkesan dengan kepribadian Syahrini yang sangat menyenangkan. "Syahrini selalu membawa suasana menjadi ramai. Yang biasanya kita lihat di Instagram seperti apa ya, seperti itulah Syahrini yang sebenarnya," katanya.Syahrini. TEMPO | Yatti Febri Ningsih

    Mengenai keterlibatannya di film Bodyguard Ugal-ugalan, menurut Ririn, dia sudah ditawarkan bermain film tersebut sejak tahun lalu."Banyak yang meminta saya syuting lagi setelah sekian lama vakum," ujarnya.

    Ririn Ekawati sempat berpikir, apakah cocok tampil di genre komedi bersama Syahrini dan sederet artis lain mengingat selama ini ia identik dengan genre drama. Sebelumnya, Ririn telah membintangi film Kisah 3 Titik bersama Lola Amaria dan tampil mengesankan dalam film Di Balik 98. Judul yang disebut terakhir mengumpulkan 684 ribu penonton dan menjadi film terlaris ketujuh pada 2015.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.