Jerman Tersingkir di Piala Dunia 2018, Christian Sugiono: Kutukan

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christian Sugiono. TEMPO/Panca Syurkani

    Christian Sugiono. TEMPO/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Christian Sugiono memberikan pandangannya soal kekalahan Jerman di Piala Dunia 2018. Jerman takluk dari Korea Selatan dengan skor 0-2 pada Rabu, 27 Juni 2018 dan gagal melangkah ke babak 16 besar.

    Baca: Jagoannya Kalah di Piala Dunia 2018, Christian Sugiono Patah Hati

    Menurut Christian Sugiono, Jerman kalah bukan karena para pemainnya tidak memiliki kemampuan baik. Jerman dinilai terkena kutukan juara Piala Dunia.

    "Gue lihat sebenarnya bukan karena tim Jerman enggak jago mainnya. Tapi, mereka kalah karena kutukan. Semua tim juara bertahan pasti enggak lolos babak kualifikasi," ujar Christian Sugiono dalam wawancara di kantor tabloidbintang.com, Karet, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Juni 2018.

    Sebelum Jerman, kutukan juara pernah terjadi kepada Italia dan Spanyol. Italia menjadi pemenang Piala Dunia 2006 Jerman, tetapi kalah pada babak kualifikasi empat tahun kemudian.Titi Kamal dan Christian Sugiono. TABLOIDBINTANG.COM

    Sementara Spanyol merupakan pemenang Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Mereka gagal menyamai prestasi empat tahun kemudian karena tak lolos ke babak berikutnya.

    Kekalahan Jerman membuat Christian Sugiono kecewa. Karena memiliki keturunan Jerman, Christian Sugiono tentu mendukung mereka. Christian Sugiono kini bingung harus memberikan dukungan kepada siapa di Piala Dunia 2018.

    "Gue masih belum bisa move on. Jadi Jerman enggak ada, gue masih kesal selama dua hari. Gue masih lihat-lihat sih. Gue mungkin akan dukung tim underdog," kata Christian Sugiono soal jagoannya sekarang di Piala Dunia 2018.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.