Film Loving Pablo : Kisah Seorang Penyelundup Narkoba

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Loving Pablo. youtube.com

    Loving Pablo. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Bagi kalian yang senang dengan film drama yang didominasi oleh thriller, Loving Pablo adalah film yang wajib kalian tonton. Tepat hari ini, film yang berdurasi 2 jam 3 menit ini sudah tayang perdana di Amerika Serikat 15 Juni lalu. Hari ini Loving Pablo direncanakan mulai tayang di Kroasia. Sedangkan pemutaran di Indonesia akan mulai pada akhir Juni 2018.

    Baca: Film Thailand Bad Genius, akan Dibuat Ulang Sineas India

    Film yang diangkat dari kisah nyata ini menceritakan tentang kehidupan seorang Pablo Emilio Escobar Gaviria yang lahir di Kolumbia pada tahun 1949 hingga kematiannya di tahun 1993.

    Berangkat dari adaptasi buku Loving Pablo, Hating Escobar karya Virginia Vallejo, hubungan asmara terlarang antara seorang jurnalis bernama Virginia dengan raja penyelundup narkoba yang telah memiliki istri dan anak, Pablo, menjadi sorotan penting dalam film dengan bumbu-bumbu kejahatan di dalamnya.

    ADVERTISEMENT

    Javier Bardem, aktor yang memerani Pablo, mengatakan, “Penggambaran kami akan Pablo dan Virginia adalah benar-benar bagian dari kehidupan manusia terlepas dari sebuah stereotip. Kami tidak menyembunyikan sisi monster kehidupan manusia. Kami mencoba untuk mengerti motivasi di balik aksi Pablo dan mengapa Virgina mendukungnya. Saya pikir dinamika hubungan dan pebedaan aspek dari hubungan cinta mereka adalah hal yang bisa dipahami oleh orang-orang sekarang ini.”

    “itu lah mengapa Loving Pablo diambil menjadi judul – karena film ini diambil dari kacamata Virginia dan kacamata siapa pun yang mencintai Pablo sebagai manusia.” Tambah Bardem yang dilansir dari lovingpablofilm.com.

    FARAH DIBAJ | AISHA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.