Berjuang Melawan Kanker dan Stroke, Ayah Michael Jackson Wafat

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayah Michael Jackson Joe Jackson (kiri) menerima plakat dari Walikota saat upacara menghormati Michael Jackson dikota kelahirannya, Indiana, Sabtu (11/7).  Reuters / John Gress

    Ayah Michael Jackson Joe Jackson (kiri) menerima plakat dari Walikota saat upacara menghormati Michael Jackson dikota kelahirannya, Indiana, Sabtu (11/7). Reuters / John Gress

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah berjuang melawan kanker, Joe Jackson, ayah Michael Jackson dan Janet Jackson, meninggal pada Rabu, 27 Juni 2018. Joe meninggal pada usia ke-89. Beberapa tahun terakhir, Joe menghabiskan waktunya di atas kursi roda lantaran stroke. Kesehatannya pun kian hari kian memburuk.

    Baca: Michael Jackson Manusia Paling Jorok di Hollywood

    Joe dikonfirmasi masuk rumah sakit pada 22 Juni 2018 dengan kondisi kanker stadium akhir. Tanggal 25 Juni, Joe mengunggah pesan perpisahan untuk penggemarnya di Twitter. “Saya sudah sering melihat matahari terbenam daripada yang seharusnya saya lihat. Matahari terbit saat waktunya datang dan, suka atau tidak, matahari akan terbenam saat waktunya tiba,” cuitnya.

    Baca: Dunia Arab Juga Kehilangan Michael Jackson

    Joe meninggalkan istrinya, Katherine Jackson, serta delapan dari sepuluh anaknya: Rebbie, LaToya, Janet, Jackie, Tito, Jermaine, Marlon, dan Randy. Dua anak lain lebih dulu meninggal, yakni Michael Jackson pada Juni 2009 dan saudara kembar Marlon, Brandon, saat masih bayi tahun 1957.

    Selain sepuluh anaknya dari Katherine, Joe mempunyai satu anak perempuan, Joh'Vonnie, yang lahir dari hubungan terlarangnya dengan Cheryl Terrell. Joe Jackson dikonfirmasi meninggal dunia dua hari seusai peringatan sembilan tahun kematian Michael Jackson.

    US MAGAZINE | HUFFINGTON POST | PEOPLE | FARAH DIBAJ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.