Meghan Markle dan 10 Perempuan yang Menginspirasi Hidupnya

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meghan Markle, Duchess of Sussex, menyapa warga dalam kunjungan di Widnes, barat laut Inggris, Kamis, 14 Juni 2018. Ini merupakan pertama kalinya Meghan menghadiri kunjungan kerajaan tanpa didampingi suaminya. AP

    Meghan Markle, Duchess of Sussex, menyapa warga dalam kunjungan di Widnes, barat laut Inggris, Kamis, 14 Juni 2018. Ini merupakan pertama kalinya Meghan menghadiri kunjungan kerajaan tanpa didampingi suaminya. AP

    TEMPO.CO, Jakarta -Cantik, berprestasi, sukses, dan menikahi salah satu pewaris tahta kerajaan Inggris. Wanita mana sih yang sudi menolak menggantikan posisi Meghan Markle saat ini?

    Pernikahan wanita keturunan Afrika-Amerika tersebut dengan Pangeran Harry pada pertengahan Mei lalu membawa babak baru tidak hanya dalam kehidupan keluarga kerajaan Inggris, tetapi juga kaum hawa di penjuru dunia.

    Cerita bak Cinderella yang dibangkitkan Markle memberi harapan segar. Sekarang, setiap wanita 'biasa' dengan ras campuran sah-sah saja bermimpi bakal bersanding dengan pangeran dari manapun. Sosoknya diidolakan, gerak-geriknya menjadi perhatian. Bisa jadi Meghan Markle adalah inspirasi.

    Baca: Ayah Meghan Markle Beberkan Obrolan Pertama dengan Pangeran Harry

    Tapi ternyata ada wanita-wanita lain yang dianggap Meghan Markle lebih layak untuk dijadikan inspirasi. Entah itu melalui akting, filantropi, ataupun musik, kesepuluh wanita berikut jauh hari sebelumnya telah mengantarkan Markle 'memilih takdir' hidup, seperti dilansir dari Glamour:

    1. Dian Fossey, Pakar Primata

    Pada suatu kesempatan, Markle mengisahkan perjalanannya ke Rwanda untuk menyaksikan gorila gunung yang dilindungi oleh Fossey Fund, sebuah yayasan yang menggerakkan langkah konservasi terhadap gorila. “Jika bukan karena dia [Fossey], hewan-hewan ini bisa punah,” tutur Markle.

    2. Bonnie Hammer, Chairman NBCUniversal Cable Entertainment Group

    Nama Markle melejit setelah berperan dalam serial televisi “Suits” produksi NBCUniversal Cable Entertainment Group. Menurut Markle, meskipun karakternya dalam film itu tidak dituliskan sebagai seorang wanita birasial, Bonnie Hammer digambarkan selalu berkomitmen untuk melakukan casting tanpa pandang warna kulit.

    “Itu memang satu hal yang menggali rasa hormat kepada bos Anda, tapi itu juga jenis rasa hormat yang muncul dengan perasaan menyenangkan,” ungkap Markle.

    Baca: Ayah Meghan Markle Bocorkan Pandangan Pangeran Harry Soal Trump

    3. Rosie the Riveter, ikon Perang Dunia II

    Saking mengidolakan tokoh yang mewakili pekerja wanita di pabrik dan galangan kapal pada masa Perang Dunia II ini, Markle pernah memiliki poster Rosie dengan pose sedang melenturkan otot lengannya. Namun kemudian ia menyaksikan iklan untuk sabun cuci piring, yang menampilkan pose Rosie dan teks “Kita bisa!”.

    Iklan ini dianggapnya seksis. Tak mau tanggung-tanggung merespons, Markle menuliskan surat kepada Procter & Gamble, Hillary Clinton, dan presenter berita “Nick News” Linda Ellerbee. Yang terakhir ini sampai mengirimkan kru kamera untuk menemui Markle.

    “Coba tebak? Mereka mengubah iklannya,” kisah Markle.

    4. Madeleine Albright, Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat

    Markle mengaku selalu tertarik dengan bidang hubungan internasional. Selain mengambil jurusan teater, Markle memilih jurusan hubungan internasional saat berkuliah di Northwestern University.

    “Albright adalah Menteri Luar Negeri wanita pertama untuk AS, Duta Besar AS untuk PBB, penulis, dan seorang ibu. Dia tampaknya menjalani semua itu dengan baik.”

    5. Joni Mitchell, Musisi

    Kemanapun ia pergi, alunan lagu “California” oleh artis lawas Joni Mitchell diungkapkan Markle terus terngiang-ngiang dalam kepalanya. Lagu ini menjadi lagu kebahagiaan setiap kali Markle merasa rindu kampung halaman.

    6. Alice Waters, Chef dan Aktivis Makanan

    “Ketika Alice Waters membuka [restorannya di Berkeley, California,] Chez Panisse, makanan musiman yang berkembang secara lokal bukanlah hal yang biasa. Banyak dari caraku memakan dan memasak adalah karenanya,” kata Markle.

    7. Julia Roberts, Aktris

    Aktris yang terkenal dengan perannya sebagai wanita panggilan dalam film “Pretty Woman” ini adalah orang pertama di layar kaca yang memesona Markle hingga menariknya terjun ke dunia akting.

    “Aku ingin melakukan itu. Ketika saya masih muda, seseorang pernah berkata kepada saya, 'Anda terlihat seperti Julia Roberts dari satu sisi' Itu adalah pujian terbaik sepanjang masa.”

    8. Toni Morrison, Novelis

    Penulis kelahiran Afrika-Amerika ini yang pernah memenangkan Penghargaan Pulitzer dan dianugerahi Hadiah Nobel di bidang Sastra ini memang layak jadi idola siapapun, termasuk Markle.

    “Pertama kali aku membaca 'The Bluest Eye', aku berpikir, Wow! Dia menciptakan dunia ini untuk Anda sehingga Anda merasa menjadi bagian darinya.”

    9. Suhani Jalota, Entrepreneur

    Markle sangat terkesan dengan Suhani, yang ia temui dalam ajang penghargaan 2016 College Women of the Year versi Glamour. Suhani memulai Myna Mahila Foundation [sebuah jaringan terdiri dari para wanita yang membuat dan menjual produk-produk sanitasi di India].

    “Saya sangat tersentuh oleh seseorang yang sangat ingin membantu mengubah kehidupan orang lain, khususnya wanita.”

    10. Doria Ragland, Ibunda

    Selain menjadi instruktur yoga, sang Ibu juga bekerja sosial dan bekerja secara khusus dengan komunitas geriatrik. Meski memiliki tingkat kepekaan yang besar terhadap pengasuhan dan kepedulian, di sisi lain sang Ibu dinilainya juga berjiwa bebas.

    “Rambutnya gimbal dan hidungnya ditindik. Kami bisa bersenang-senang bersama, namun aku masih akan menemukan begitu banyak penghiburan dalam dukungannya. Dualitas itu hidup berdampingan dengan cara yang sama seperti teman baik," tutur Meghan Markle.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.