Dinar Candy Juga Mengaku Pernah Dilecehkan Marko Simic

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dinar Candy sempat membuat video bersama pedangdut seksi Pamela Safitri dari Duo Serigala. Instagram.com

    Dinar Candy sempat membuat video bersama pedangdut seksi Pamela Safitri dari Duo Serigala. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut, Dinar Candy, mengaku diminta Marko Simic untuk membuka baju saat berbincang lewat video call WhatsApp. Padahal Dinar Candy mengaku baru mengenal pemain sepak bola asal Kroasia yang memperkuat klub Persija Jakarta itu.

    Baca:
    Jika Terbukti Lecehkan Via Vallen, Bagaimana Karier Marko Simic?
    Via Vallen Ngaku Dilecehkan, Instagram Marko Simic Banjir Hujatan

    Merasa risih dengan permintaan Marko Simic, Dinar Candy langsung memutuskan komunikasi. Dinar Candy pun merasa Marko Simic telah melecehkannya.

    "Belum kenal dekat dan enggak ada relationship, terus tiba-tiba suruh buka baju, aduh," ujar Dinar Candy setelah mengisi acara di Trans TV, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Juni 2018.Pemain Persija Jakarta Marko Simic. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Menurut Dinar Candy, kejadian itu dialaminya beberapa pekan sebelum Via Vallen mengunggah soal pelecehan yang diduga dilakukan Marko Simic. "Kayaknya aku duluan yang mengalami. (Terjadinya) seminggu bulan puasa," kata Dinar Candy.

    Lalu, mengapa Dinar Candy selama ini diam saja? Kenapa baru sekarang membicarakan soal pelecehan?

    "Aku sih sudah lupain. Aku sebenarnya enggak berharap di-blow up media. Pas ramai (soal Via Vallen mengaku dilecehkan), aku refleks aja. Dinar merasa enggak ada hubungan spesial dan enggak berharap sama Marko juga. Dinar cuma upload doang, 'Oh, habis chat sama aku, ternyata chat sama Mbak Via'," tutur Dinar Candy.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.