Film Jurassic World Fallen Kingdom Disebut Lebih Seram

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria melihat animatronik dinosaurus T-Rex menjelang pameran interaktif, Jurassic Kingdom, di Osterley Park di London barat, Inggris, 31 Maret 2017. REUTERS

    Seorang pria melihat animatronik dinosaurus T-Rex menjelang pameran interaktif, Jurassic Kingdom, di Osterley Park di London barat, Inggris, 31 Maret 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta -Film Jurassic World: Fallen Kingdom tayang di Indonesia pada Rabu, 6 Juni 2018 Ini adalah sekuel film Jurassic World yang dirilis tahun 2015.

    Jurassic World: Fallen Kingdom menghadirkan perbedaan besar dari film sebelumnya. Kursi sutradara tidak lagi diduduki Colin Trevorrow. Posisinya digantikan oleh J.A. Bayona.

    Baca: Film Aruna dan Lidahnya Rampungkan Syuting di 5 Kota

    J.A. Bayona bukanlah sosok asing dalam kisah dinosaurus ini. J.A. Bayona ternyata sudah diincar pihak Universal Pictures sejak produksi film sebelumnya dimulai. Sayang, J.A. Bayona urung terlibat karena alasan tersendiri.

    "Dia bilang, 'Saya memerlukan banyak waktu. Saya tahu apa yang saya butuhkan. Saya perlu waktu untuk bersiap-siap. Saya memiliki proses tersendiri yang harus dilalui. Saya hanya berpikir tidak bisa melakukannya," kata produser Frank Marshall kepada situs /FILM akhir April lalu.

    J.A. Bayona baru menyanggupi tawaran untuk sekuel Jurassic World. Visinya langsung cocok dengan Colin Trevorrow yang kini menjadi penulis skenario.

    "Dia tahu apa arah yang Colin inginkan. Ini membuat naskah filmnya tidak menjadi sesuatu yang coba diadaptasi saja. Mereka juga memiliki ide sama," lanjut Frank Marshall.

    Berkat arahan J.A. Bayona, Jurassic World: Fallen Kingdom disebut lebih seram dibandingkan film sebelumnya. Ini tidak mengherankan jika mengingat J.A. Bayona berpengalaman menggarap film horror The Orphanage tahun 2007.

    "Kami ingin mengembalikan rasa takut dan tegang yang hadir di film asli Jurassic Park. Jadi kami sangat senang menambahkan seluruh ketegangan, bahkan horror dalam bagian baru ini," kata J.A. Bayona di London, Inggris seperti dilansir the newpaper pada Rabu, 30 Mei 2018.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.