Ada Kursi Kosong di Pernikahan Pangeran Harry - Meghan Markle

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Catherine Middleton (dua dari kanan bawah) menghadiri pernikahan Meghan Markle dengan Pangeran Harry di Kapel St George, Windsor, Inggris, 19 Mei 2018. Kate mengenakan coat Alexander McQueen berwarna krem yang terakhir dikenakannya sebelum hamil. REUTERS/Jonathan Brady

    Catherine Middleton (dua dari kanan bawah) menghadiri pernikahan Meghan Markle dengan Pangeran Harry di Kapel St George, Windsor, Inggris, 19 Mei 2018. Kate mengenakan coat Alexander McQueen berwarna krem yang terakhir dikenakannya sebelum hamil. REUTERS/Jonathan Brady

    Unggahan seorang netizen tentang kursi kosong di pernikahan Pangeran Harry - Meghan Markle.

    “Saya baru sadar Pangeran Harry menyediakan kursi kosong di sebelah Pangeran William untuk menghormati ibunya, Putri Diana. Saya tidak menangis, kalian yang menangis,” tulis akun tersebut.

    Unggahan tentang Pangeran Harry dan Putri Diana itu langsung menjadi viral di dunia maya. Banyak netizen mengomentari sekaligus merasa tersentuh melihat sikap Pangeran Harry.

    “YA TUHAN, SAYA MENANGIS,” ucap salah satu netizen. “Ini sungguh manis,” ujar netizen lain.

    Pihak Istana Kensington belum memberikan tanggapan tentang keberadaan kursi kosong di pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Meski begitu, sejumlah netizen berusaha memberikan penjelasan.

    Mereka menuturkan adanya kursi kosong itu sesuai dengan protokol Kerajaan Inggris. Tidak ada orang yang boleh menutupi Ratu Elizabeth II. Ratu Inggris ini memang duduk di belakang kursi tersebut.

    “Ini adalah protokol Kerajaan Inggris, di mana tidak ada orang bisa duduk di depan ratu,” tutur seorang netizen. “Ini dilakukan agar ratu bisa memandang dengan jelas,” kata netizen lain mencoba menjelaskan keberadaan kursi kosong di pernikahan Pangeran Harry - Meghan Markle.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.