Cari tempat Ngabuburit? Ada Beragam Genre yang Diputar di Bioskop

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu adegan dalam film Deadpool 2

    Salah satu adegan dalam film Deadpool 2

    TEMPO.CO, Jakarta -Memasuki bulan Ramadan beberapa film baru hadir di layar bioskop. Beragam genre hadir untuk dipilih sesuai selera penonton. Salah satunya Deadpool 2 yang belakangan cukup dinantikan usai demam Avengers: Infinity War mereda.

    Selain itu ada juga film bergenre horor seperti Ghost Stories, film Perancis garapan sutradara Roman Polanski, Based on a True Story. Ada pula tontonan yang bisa disaksikan keluarga yaitu animasi The Son of Bigfoot.

    Dari perfilman tanah air, belum lama ini salah satu film Warkop DKI: Sama Juga Bohong kembali ditayangkan di bioskop. Film tersebut telah direstorasi dan bisa ditonton di CGV Blitz.

    Film 212 The Power of Love dan Lima Penjuru Masjid  yang baru rilis 18 Mei 2018.

    Berikut sinopsis yang telah kami angkum berdasarkan situs resmi 21 Cineplex, Cinemaxx, dan CGV blitz: 

    1. Deadpool 2

    Tak mau kalah dari Avengers, katakanlah begitu. Deadpool membentuk tim bernama X-Force yang beranggotakan Domino (Zazie Beetz), Bedlam (Terry Crews), Peter (Rob Delaney), Shatterstar (Lewis Tan) dan Zeitgeist (Bill Skarsgard). Tim ini bertugas untuk membebaskan seoang mutan remaja, Russel. Di Deadpool 2, Cable yang datang dari masa depan menjadi musuhnya karena ia mengincar Russel untuk alasan tertentu.

    Bisa ditonton di jaringan bioskop XXI, IMAX, Cinemaxx, dan CGV blitz.

    2. Ghost Stories

    Seorang profesor, Prof. Phillip Goodman harus menangani tiga kasus hantu. Ia memulai sebuah pencarian yang dipenuhi teror ketika menemukan file yang sudah lama hilang dan berisi rincian tiga kasus 'hantu' yang tak bisa dijelaskan. Film ini dapat ditonton di jaringan bioskop CGV blitz.

    3. Based on a True Story

    Saat tengah mengalami krisis pribadi dalam hidupnya, seorang penulis terlibat hubungan tak biasa dengan pengagumnya yang obsesif. Film ini disutradarai Roman Polanski dan dapat disaksikan di CGV blitz.

    4. Cold Skin

    Pada masa perang dunia tahun 1914, seorang pemuda ditugaskan untuk melakukan perjalanan menuju antartika agar dapat menggantikan seorang pengamat cuaca yang telah lebih dahulu bertugas di sana. Meski keraguan tengah meliputi pemuda tersebut, namun ia tidak memiliki pilihan lain. Termasuk hidup di tengah pulau yang dikelilingi mahkluk aneh berbahaya disana. Film ini bisa ditonton di jaringan XXI.

    5. The Son of Bigfoot

    Film animasi yang mengisahkan Adam (Joe Thomas), seorang anak yang mencari keberadaan sang ayah. Terutama saat ia merasakan ada perbedaan dalam dirinya. Ia menelusuri jejak ayah hingga akhirnya menemukan fakta yang tak terduga.  Film ini bisa ditonton di jaringan XXI.

    6. Sama Juga Bohong

    Dono, Kasino, dan Indro adalah tiga sekawan yang kos di rumah orangtua Nia. Mereka berhasil memperbaiki robot milik ayah Nia untuk dikomersilkan. Ketiganya berkenalan dengan Chintami, seorang penyanyi top, untuk mengadakan pertunjukan amal dengan tujuan guna memperbaiki rumah yatim piatu milik Ayu yang hampir ambruk. Film hasil restorasi ini dapat disaksikan hanya di jaringan bioskop CGV blitz.

    7. 5 Penjuru Masjid

    Bewok (M. Taufik Akbar), maling kotak amal yang nyaris jadi bulan-bulanan massa. Nasib baik menyentuhnya, 5 PM berhasil menengahi, bukannya masuk bui tapi Bewok justru didaulat jadi marbot masjid selama 40 hari. Makin hari rasa penasaran Bewok makin menjadi, Bewok pelan-pelan ternyata berhasil mengungkap kisah hijrah mereka satu persatu. Ada Budi (Aditya Surya Pratama) akademisi pemburu beasiswa, Abian (Zikri Daulay) musisi sepi order yang juga jago ngaji, Usman (Zaky A. Riva'i) karyawan yang sibuk dengan cicilan bulanannya yang gak kelar-kelar, Lukman (Ahmad Syarif) pengusaha yang lagi sibuk merintis bisnis laundry kiloan dan Gani (Faisal Azhar Harahap) pemilik kontrakan sekaligus bendahara kesayangan masjid. Film ini hanya dapat disaksikan di jaringan bioskop XXI dan Cinemaxx.

    8. 212 The Power of Love

    Rahmat (30th), seorang jurnalis di Majalah Republik. Selama ini Rahmat tinggal sendiri di Jakarta, sikapnya yang dingin dan cenderung sinis membuat ia tidak memiliki banyak teman, kecuali Adhin (29th) seorang fotografer yang menjadi satu satunya sahabat. Ia pulang ke kampung halaman saat ibunya meninggal. Usai pemakaman Rahmat bermaksud kembali ke Jakarta, namun dia mendapat berita bahwa ayahnya Ki Zanal (60th) akan melakukan longmarch bersama para santri dari Ciamis untuk mengikuti aksi pada tanggal 2 Desember 2016 di Jakarta yang dikenal dengan aksi bela Islam 212. Berhasilkah Rahmat menggagalkan niat ayahnya tersebut, atau justru terjebak dalam aksi tersebut? Lalu bagaimanakah akhir hubungan antara Rahmat, Yasna dan ayahnya? Mampukah ia berdamai dengan masa lalunya? Film ini dapat disaksikan di beberapa jaringan bioskop XXI, Cinemaxx, dan CGV.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.